Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menelusuri Jejak Sejarah dan Mitos: 4 Destinasi Wisata Gratis Paling Ikonik di Mojokerto

Hasan Bashri • Senin, 19 Mei 2025 | 04:44 WIB

Alun-alun Mojokerto
Alun-alun Mojokerto

RadarMadura.id— Mojokerto dikenal sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya.

Tak hanya menyimpan jejak kejayaan masa lalu, kota ini juga menyuguhkan destinasi wisata gratis yang sarat nilai edukatif dan spiritual.

Dari situs kerajaan hingga tempat yang dipercaya menyimpan aura mistis, berikut empat rekomendasi wisata gratis yang patut dikunjungi saat berlibur ke Mojokerto.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Ramah Anak di Ciwidey, Bandung: Glamping Mewah hingga Petik Stroberi Seru

1. Candi Tikus: Warisan Majapahit yang Memesona

Terletak di Jalan Raya Trowulan, Candi Tikus merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dulunya difungsikan sebagai tempat pemujaan umat Hindu.

Nama unik “Candi Tikus” diberikan karena banyaknya tikus yang ditemukan saat pertama kali situs ini digali. Kini, wisatawan tak lagi menemukan hewan pengerat itu, melainkan keindahan arsitektur yang menyerupai puncak Mahameru dan dikelilingi kolam air jernih.

Lingkungan candi yang dikelilingi taman hijau memberikan suasana teduh dan tenang, cocok untuk bersantai dan berfoto. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Ramah Anak di Ciwidey, Cocok untuk Liburan Keluarga Hemat dan Seru

2. Candi Jedong: Peninggalan Zaman Mataram Kuno

Berada di Desa Wotanmasjedong, Kecamatan Ngoro, Candi Jedong dipercaya telah berdiri sejak abad ke-14, pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Struktur batu andesit dan prasasti di sekitar lokasi memperkuat nilai sejarah tempat ini.

Berlokasi di lereng pegunungan, udara di sekitar candi terasa sejuk dan menyegarkan. Candi Jedong sangat cocok bagi wisatawan yang ingin memadukan wisata sejarah dengan suasana alam. Lokasi ini dapat dikunjungi setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB.

Baca Juga: Menelusuri Warisan Budaya dan Hiburan Seru di Solo: Langgar Merdeka Laweyan, Pandawa Water World, dan Museum Radya Pustaka

3. Gua Gembyang: Jejak Spiritualitas Raden Wijaya

Bagi pecinta kisah mistis dan sejarah spiritual, Gua Gembyang di daerah Pacet menjadi tempat yang menarik.

Konon, gua ini menjadi lokasi pertapaan Raden Wijaya sebelum mendirikan Kerajaan Majapahit. Banyak pengunjung yang datang untuk bertapa atau berdoa, berharap mendapat petunjuk atau keberkahan.

Misteri yang menyelimuti Gua Gembyang turut memperkuat daya tariknya, terutama bagi mereka yang penasaran akan kisah benda pusaka leluhur yang diyakini tersembunyi di dalamnya.

4. Alun-Alun Mojokerto: Wisata Keluarga yang Edukatif

Jika Anda mencari tempat wisata keluarga yang ramah anak dan gratis, Alun-Alun Mojokerto adalah jawabannya.

Berlokasi di Mergelo, Magersari, tempat ini memiliki area bermain anak, taman terbuka, dan perpustakaan hijau.

Di beberapa sudut taman, pengunjung juga dapat menemukan miniatur candi serta koleksi replika senjata tempo dulu.

Selain sebagai ruang publik untuk bersantai, alun-alun ini juga menjadi pusat kuliner lokal. Nikmati jajanan khas Mojokerto di bawah rindangnya pepohonan kelapa sawit yang menyejukkan.

Ayo Wisata ke Mojokerto!

Mojokerto membuktikan bahwa wisata edukatif, spiritual, dan menyenangkan bisa dinikmati tanpa biaya mahal. Dari situs sejarah hingga ruang terbuka yang ramah keluarga, semua bisa dinikmati secara gratis. Yuk, jadwalkan perjalananmu ke Mojokerto dan rasakan langsung kekayaan sejarah serta keindahan alamnya! (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#destinasi #liburan #wisata #seru #keluarga #gratis #menarik #mojokerto