Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Segar, Murah, dan Bikin Kangen Rumah: Cerita di Balik Semangkuk Sayur Asem Betawi

Fadila An Naila • Jumat, 25 April 2025 | 06:13 WIB

 

Sayur Asem Betawi
Sayur Asem Betawi

RadarMadura.id— Pernahkah kamu mencicipi masakan yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga menggugah ingatan masa kecil?

Di balik kesederhanaan sayur asem Betawi, tersimpan aroma nostalgia yang tak mudah dilupakan.

Bukan hanya karena rasanya yang asam segar, tapi juga karena ia adalah simbol hangatnya makan bersama keluarga.

Baca Juga: Rasakan Kenikmatan Tropis di Rumah dengan Es Teler Segar yang Mudah Dibuat Ini!

Bayangkan: tahu dan tempe goreng baru saja diangkat dari penggorengan, sambal terasi yang pedasnya tajam siap menggoda, lalu semangkuk sayur asem mengepul dengan warna-warni sayuran di dalamnya—jagung manis yang dipotong tebal, labu siam yang renyah, dan kacang panjang yang masih hijau segar.

Aromanya menggoda dari bumbu yang telah dihaluskan: bawang merah, bawang putih, terasi, serta dua jenis cabai merah yang memberi sentuhan hangat.

Uniknya, proses memasak sayur asem justru menyenangkan. Air direbus bersama daun salam dan buah asam, menciptakan kuah bening yang segar alami.

Setelah mendidih, bumbu halus dimasukkan, dan sayur dimasak bertahap—dimulai dari jagung, lalu labu siam, dan terakhir kacang panjang agar tidak layu. Kacang tanah yang direbus bersama memberikan tekstur tambahan yang khas.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Sumenep? Coba 5 Tempat Wisata Ini Biar Liburanmu Nggak Gitu-Gitu Aja

Yang menarik, banyak ibu rumah tangga menyebut sayur ini sebagai “penyelamat akhir bulan.” Bahannya murah, mudah ditemukan di pasar, dan tetap menggugah selera.

Bahkan tanpa daging, sayur asem tetap terasa lengkap, apalagi jika disandingkan dengan sudang lepet alias ikan asin kering yang digoreng garing. Perpaduan yang kontras, tapi justru itu letak kelezatannya.

Mungkin yang membuat sayur asem Betawi begitu abadi adalah kemampuannya membaur dengan suasana apa pun.

Mau disajikan di acara keluarga besar, atau hanya teman makan siang sederhana, ia tetap cocok dan dicintai. Tak heran jika masakan ini masih bertahan di dapur-dapur Betawi, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Tak perlu menjadi koki profesional untuk membuatnya.

Dengan waktu sekitar 25 menit, siapa pun bisa menyulap dapur sederhana menjadi ruang penuh keajaiban rasa. Dan percayalah, satu suapan saja cukup untuk membuat siapa pun jatuh cinta.

Jadi, kapan terakhir kali kamu menikmati semangkuk sayur asem Betawi yang autentik? (Fadila) 

Editor : Fadila An Naila
#sayur asem #sederhana #enak #lezat #resep #Nikmat #betawi