Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kelihatannya Sederhana, Tapi Rasanya Bikin Nempel di Hati – Ombus-Ombus, Kue Tradisional yang Penuh Cerita

Hasan Bashri • Kamis, 24 April 2025 | 21:56 WIB

KUE OMBUS-OMBUS
KUE OMBUS-OMBUS

RadarMadura.id— Di balik aroma harum daun pisang yang mengepul dari kukusan, terselip sebuah cerita warisan nenek moyang. Namanya kue ombus-ombus — camilan tradisional khas Batak yang mampu membuat siapa saja rindu rumah.

Disajikan hangat-hangat dengan isian gula merah yang lumer, kue ini bukan sekadar makanan, melainkan potongan kenangan dalam setiap gigitan.

Uniknya, nama "ombus-ombus" sendiri berasal dari kata dalam bahasa Batak yang berarti "meniup". Sebab kue ini biasa disantap saat baru matang, panas-panas, sehingga perlu ditiup sebelum dinikmati.

Baca Juga: Klepon Kecerit, Si Hijau Kenyal dengan Rasa Gula Meledak yang Bikin Penasaran!

Proses Pembuatan yang Penuh Sentuhan Tradisi

Bahan-bahan yang digunakan sebenarnya sangat sederhana. Anda hanya perlu 500 gram tepung beras, satu butir kelapa parut halus, 4 sendok makan gula pasir, 300 gram gula merah yang dicincang kasar, sedikit garam, dan tentu saja daun pisang sebagai pembungkus.

Namun, kesederhanaan itu justru menyimpan kekayaan rasa.

Proses pertama dimulai dengan mengukus tepung beras hingga lembut. Sementara itu, kelapa parut juga dikukus terpisah agar aromanya lebih keluar. Setelah matang, kedua bahan ini dibiarkan dingin terlebih dahulu sebelum dicampur menjadi adonan yang siap dibentuk.

Campuran tepung dan kelapa ditambahkan gula pasir dan sejumput garam, menciptakan rasa gurih-manis yang khas. Adonan kemudian dibentuk dan dibungkus dengan daun pisang yang sudah dibersihkan.

Di tengah-tengahnya disisipkan gula merah, menciptakan kejutan manis saat digigit.

Setelah dibungkus membentuk kerucut, kue kembali dikukus hingga daun pisang berubah warna menjadi kuning dan mengeluarkan aroma sedap yang menggoda.

Baca Juga: Serius, Resep Kue Cucur Gula Merah Ini Bukan Sekadar Enak, Tapi Membawa Cerita Lama yang Selalu Dirindukan

Dari Kukusan ke Hati Masyarakat

Lebih dari sekadar camilan, ombus-ombus punya tempat khusus dalam budaya Batak. Kue ini sering disajikan dalam upacara adat, acara keluarga, hingga suguhan di rumah-rumah sebagai bentuk penghormatan pada tamu.

Kini, ombus-ombus tak lagi eksklusif untuk masyarakat Tapanuli. Popularitasnya mulai menembus pasar modern, dijajakan di toko oleh-oleh hingga dijual lewat platform digital.

Satu hal yang tak berubah: kehangatan yang disajikan dari setiap kue ini. Bukan hanya dari panasnya yang mengepul, tapi juga dari nilai kekeluargaan dan tradisi yang terus dijaga.

Menghidupkan Rasa, Merawat Warisan

Kue ombus-ombus adalah bukti bahwa kuliner lokal tak pernah kehilangan pesonanya. Di tengah gempuran makanan kekinian, camilan yang satu ini tetap punya penggemar setia.

Apalagi saat disajikan hangat, lengkap dengan segelas kopi atau teh, kelezatannya sulit ditandingi.

Bagi Anda yang ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, resepnya mudah diikuti dan bahan-bahannya mudah ditemukan. Tapi hati-hati, karena setelah mencobanya, Anda mungkin akan jatuh cinta dan sulit berhenti di satu gigitan. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#enak #lezat #tradisional #manis #kue #ombus ombus #rese