Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dari Daun Pisang Hingga Ke Meja Makan: Resep Rahasia Lontong Masak Tradisional yang Penuh Cerita

Hasan Bashri • Kamis, 24 April 2025 | 21:44 WIB

Lontong Masak Tradisional
Lontong Masak Tradisional

RadarMadura.id— Di tengah gempuran makanan cepat saji dan kuliner modern, lontong masak tradisional tetap bertahan sebagai salah satu ikon warisan kuliner Nusantara.

Sajian berbahan dasar beras ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga mencerminkan filosofi kesabaran dan ketelatenan dalam proses memasaknya.

Lontong, makanan yang terbuat dari beras yang dikukus dalam balutan daun pisang, menjadi hidangan favorit di berbagai daerah Indonesia.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa proses pembuatan lontong tradisional memerlukan waktu dan perhatian ekstra.

Salah satu resep tradisional yang masih digunakan hingga kini membutuhkan bahan utama berupa 3 kilogram beras, 28 potong daun pisang kepok, dan air secukupnya.

Baca Juga: Bukan Klepon Biasa! Ini Dia Jajanan Khas Lombok yang Isinya Meletus Manis Saat Digigit

Proses Panjang Penuh Makna

Langkah awal dalam membuat lontong masak tradisional adalah mencuci beras hingga benar-benar bersih dan meniriskannya.

Setelah itu, daun pisang dibentuk menjadi tabung-tabung kecil, lalu diisi beras hingga 3/4 bagian. Setiap gulungan kemudian ditutup menggunakan batang lidi khusus untuk memastikan bentuknya tetap kokoh saat dimasak.

Proses memasak lontong dilakukan dalam panci besar yang diisi air hingga lontong terendam sempurna. Setelah air mendidih, api dikecilkan dan proses memasak berlangsung selama 4 hingga 5 jam.

Agar matang merata, posisi lontong yang berada di bawah perlu dibalik ke atas setelah dua jam. Selain itu, jumlah air harus dicek secara berkala untuk memastikan lontong tetap terendam.

Baca Juga: Bikin Kangen! Resep Kue Cucur Gula Merah Ini Bisa Bawa Kamu Pulang ke Dapur Masa Kecil

Cita Rasa yang Tidak Bisa Dibohongi

Setelah matang, lontong dibiarkan hingga hangat sebelum disajikan. Teksturnya yang padat namun lembut, serta aroma khas daun pisang, membuat lontong ini cocok dijadikan pelengkap berbagai hidangan seperti opor ayam, sate, hingga gado-gado.

Tak hanya menggugah selera, lontong masak tradisional juga mengajarkan nilai-nilai kesabaran dan keuletan dalam memasak.

Di tengah kehidupan serba cepat, tradisi ini menjadi pengingat bahwa kenikmatan sejati kadang datang dari proses yang panjang dan penuh perhatian.

Sajian yang Tetap Relevan

Meski prosesnya tergolong lama, minat masyarakat terhadap lontong masak tradisional tidak pernah surut. Banyak keluarga masih mempertahankan resep ini untuk acara penting seperti Lebaran, hajatan, atau syukuran.

Dengan memadukan rasa otentik dan proses alami tanpa bahan pengawet, lontong masak tradisional menjadi pilihan tepat bagi pecinta kuliner yang mengedepankan kesehatan dan nilai budaya. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#enak #lezat #resep #tradisional #Lengkap #lontong #Nikmat #masak