Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pecinta Rawon Merapat! Ini 8 Tempat Makan Rawon di Surabaya yang Wajib Masuk Daftar Jajalan Kamu

Hasan Bashri • Rabu, 9 April 2025 | 13:42 WIB

Tempat makan Rawon di Surabaya yang bikin nagih
Tempat makan Rawon di Surabaya yang bikin nagih

RadarMadura.id - Di kota yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya kisah kepahlawanan, ternyata juga tersimpan kisah lain—kisah tentang rasa.

Bukan sembarang rasa, melainkan rasa yang lahir dari semangkuk kuah hitam pekat, gurih, dan dalam: rawon.

Lebih dari sekadar sup, rawon adalah jejak sejarah dan budaya Jawa Timur dalam satu sendok kuah panas.

Tiap suapan membawa kita pada rempah-rempah yang ditumbuk dengan cinta, daging yang dimasak dengan sabar, dan kluwek yang memberi karakter.

Lalu, di mana saja tempat yang bisa menyuguhkan rawon paling berkesan di Surabaya?

Baca Juga: Lagi cari tempat liburan yang seru buat keluarga? Ini 7 destinasi wisata di Indonesia yang cocok buat quality time bareng!

Yuk, kita mulai perjalanan rasa ini. Tapi jangan harap urutan dari yang “terbaik” sampai “biasa”—karena di Surabaya, rawon punya definisinya sendiri di tiap tempat!

Rawon Kalkulator – Cepat di Hitungan, Juara di Lidah

Berlokasi di Sentra PKL Taman Bungkul, tempat ini jadi legenda bukan hanya karena rawonnya, tapi juga karena fenomena unik: pramusaji yang menghitung tagihan secepat kilat, tanpa kalkulator!

Tapi tentu, kamu ke sini bukan buat menghitung, melainkan mencicipi rawon dengan kuah pekat dan potongan daging besar yang juicy.

Depot Anda – Rumah Bagi Para Penikmat Rasa Rumahan

Di Jalan Walikota Mustajab, Depot Anda seperti oase bagi mereka yang rindu masakan rumah.

Selain rawon, tersedia sop buntut, nasi rames, dan kari ayam—tapi percayalah, rawonnya adalah bintang utama.

Kuahnya lembut namun berbumbu tajam, dagingnya empuk, dan porsinya bikin kenyang sekaligus bahagia.

Baca Juga: Liburan ke Malang Nggak Akan Membosankan Kalau Kamu Datang ke 5 Tempat Keren Ini, Yuk Simak Rekomendasinya!

Rawon Gajah Mada – Ketika Rawon dan Oseng-Oseng Berpadu

Di sini, rawon naik level. Rawon Gajah Mada tidak hanya menyajikan daging empuk dan kuah yang kaya rempah, tapi juga oseng-oseng pedas sebagai pendamping.

Rasanya seperti duel rasa di mulut: gurih lawan pedas, rempah lawan sambal, dan kamu jadi penikmat puas yang menang di akhir.

Pecel Rawon Kujang Moroseneng – Dua Dunia, Satu Piring

Apa jadinya jika rawon dan pecel duduk semeja? Di warung ini, pertanyaan itu dijawab dengan penuh percaya diri.

Kamu akan mendapat sepiring nasi dengan kuah rawon dan siraman bumbu kacang pecel.

Mungkin terdengar aneh, tapi rasanya… wah, unik dan bikin penasaran. Kalau belum berani, tenang—rawon reguler tetap tersedia.

Baca Juga: Kalau Belum Coba Rawon-Rawon Legendaris di Surabaya Ini, Kamu Belum Sah Jadi Pecinta Kuliner Jawa Timur!

Rawon Setan – Rasa yang Menggoda, Nama yang Mengecoh

Jangan takut dengan namanya—Rawon Setan bukan makanan pedas gila-gilaan. Justru sebaliknya, tempat ini dikenal karena kelezatan rawon klasiknya yang istimewa.

Daging sapinya empuk luar biasa, kuahnya meresap ke nasi, dan berbagai pilihan lauk seperti perkedel, empal goreng, hingga paru tersedia untuk memperkaya pengalaman makanmu.

Rawon Nguling – Kelezatan Malang yang Berlabuh di Surabaya

Dari kota Apel ke Kota Pahlawan, Rawon Nguling membawa warisan rasa yang tak berubah. Kuahnya kental dan berlemak, cocok bagi penggemar rasa yang nendang.

Jika kamu lebih suka versi yang ringan, pilih empalnya saja. Di sinilah kamu bisa mencicipi rawon dengan pendekatan “old school” yang tetap memukau.

Baca Juga: Ajak keluarga healing bareng ke 7 tempat wisata kece di Indonesia ini, cocok buat santai sekaligus seru-seruan bareng!

Rawon Pak Pangat – Si Legenda Tak Pernah Mati

Kalau rawon bisa bicara, mungkin dia akan berkata, "Aku ingin jadi seperti Rawon Pak Pangat." Tempat ini sudah melegenda, menjadi favorit lintas generasi. Daging empal disuwir lembut, kuahnya tidak terlalu berminyak tapi kaya rasa, dan kejutannya ada pada daging krengsengan yang ikut disajikan. Satu kata: mantap.

Warung Pak Eko – Sederhana, Tapi Bikin Kangen

Di balik kesederhanaannya, Warung Pak Eko menyimpan kejutan kecil: telur mata sapi setengah matang yang meleleh di atas rawon. Kuahnya jernih namun gurih, cocok untuk kamu yang lebih suka versi rawon yang “ringan tapi nendang.” Lokasinya di kawasan Gubeng, dan meski porsinya tak terlalu besar, rasanya bikin rindu pulang.

Rawon, Lebih dari Sekadar Makanan

Surabaya tak hanya menyajikan rawon sebagai hidangan, tapi sebagai pengalaman rasa yang hidup. Masing-masing tempat punya sentuhan khas, entah itu di kuah, daging, tambahan lauk, atau suasananya.

Tak ada yang benar-benar “terbaik”—karena rawon adalah tentang selera, kenangan, dan momen yang tak bisa disamakan.

Jadi, sudah siap menjelajah jejak rawon di Surabaya? Jangan lupa bawa perut kosong dan rasa ingin tahu yang besar. Dan kalau kamu punya tempat favorit sendiri, bagikan ceritamu. Siapa tahu, kita bisa lanjut petualangan ini bersama. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#tempat #legendaris #enak #rawon #Kuah hitam #makan #Nikmat #surabaya