RadarMadura.id— Mencari destinasi pendakian yang tidak terlalu sulit tetapi tetap menawarkan panorama luar biasa? Watu Jengger bisa jadi pilihan tepat.
Berlokasi di Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, tempat ini menawarkan pengalaman mendaki yang ramah bagi pemula dengan pemandangan alam yang memanjakan mata.
Baca Juga: Staycation Makin Berkesan! 3 Penginapan di Tawangmangu dengan Pemandangan Alam yang Menawan
Sensasi Pendakian dengan Pemandangan Bak Lukisan
Watu Jengger berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan bagian dari Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soeryo. Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati pemandangan hijau perbukitan yang luas serta udara sejuk yang menyegarkan.
Di pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti kawasan ini, menciptakan suasana magis yang tak terlupakan.
Dari atas bukit, pendaki bisa melihat jelas gugusan Gunung Anjasmoro yang megah. Jalur pendakiannya sekilas mirip dengan Gunung Piramid di Bondowoso, dengan punggung bukit yang terbuka dan jalur setapak di antara tebing curam.
Keindahan ini menjadikan Watu Jengger sebagai salah satu spot pendakian paling fotogenik di Mojokerto.
Jalur Pendakian: Mudah tapi Perlu Kewaspadaan
Pendakian dimulai dari area parkir Desa Nawangan. Jika ingin menikmati momen matahari terbit yang spektakuler, disarankan untuk memulai perjalanan pada sore hari dan mendirikan tenda di pos dua. Perjalanan menuju pos dua memakan waktu sekitar satu jam, tergantung kondisi fisik pendaki.
Dari pos dua, pendakian dilanjutkan menuju puncak dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam. Jalurnya tidak terlalu terjal, tetapi tetap menantang karena tanah berbatu dan jalanan menanjak.
Di beberapa titik, pendaki harus ekstra hati-hati karena sisi kanan dan kiri jalur berupa jurang. Jika hujan turun sebelumnya, jalur bisa menjadi licin, sehingga sepatu trekking yang nyaman sangat disarankan.
Bagi yang tidak ingin bermalam, pendakian bisa dilakukan pulang-pergi dalam sehari. Namun, pastikan membawa persediaan air yang cukup, karena tidak ada sumber mata air atau warung di puncak.
Tiket Masuk dan Jam Operasional
Berbeda dengan destinasi pendakian lain yang mematok harga mahal, Watu Jengger menawarkan harga tiket yang sangat terjangkau. Pengunjung hanya perlu membayar Rp10.000 per orang, sementara biaya parkir sepeda motor sebesar Rp5.000.
Tempat ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Namun, jika ingin mendapatkan pengalaman terbaik, sebaiknya datang lebih pagi atau mendaki pada sore hari untuk menyaksikan keindahan sunrise dan sunset dari ketinggian.
Rute Menuju Watu Jengger
Jarak Bukit Watu Jengger dari pusat Kota Mojokerto sekitar 29,2 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi. Rute perjalanan yang bisa ditempuh antara lain:
- Jalan Raya Brangkal
- Jalan Raya Gemekan
- Jalan Lengkong
- Jalan Raya Domas
- Jalan Jatirejo-Jabung
- Jalan Jatirejo-Wonosalam
Meskipun akses jalannya cukup baik, beberapa titik memiliki tanjakan yang cukup curam, sehingga pengendara harus berhati-hati.
Watu Jengger adalah destinasi sempurna bagi pecinta alam yang ingin menikmati pendakian santai dengan pemandangan luar biasa. Cocok bagi pendaki pemula maupun berpengalaman, tempat ini menawarkan keindahan alam yang masih asri dengan suasana yang tenang.
Jadi, apakah kamu siap untuk menjelajahi keindahan Bukit Watu Jengger dan menikmati petualangan seru di ketinggian? (fadila)
Editor : Fadila An Naila