RadarMadura.id - Liburan ke Pulau Bali akan terasa kurang lengkap jika belum mengunjungi wisata Bendungan Palasari yang terletak di Kabupaten Jembrana.
Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman berbeda selain menjelajahi pantai, wisata Bendungan Palasari bisa menjadi alternatif wisata menarik.
Selain itu ada kisah menarik dibalik Bendungan Palasari sebelum menjadi kawasan wisata saat ini.
Selain sebagai tempat liburan yang asyik, wisata Palasari juga menyimpan banyak sejarah di dalamnya.
Melansir dari berbagai sumberz berikut adalah keseruan serta sejarah dibalik terbentuknya wisata Bendungan Palasari di Bali
Baca Juga: Kebun Raya Jagatnatha: Destinasi Wisata Alam Terbaru di Jembrana yang Wajib Dikunjungi
Awalnya, bendungan ini dibangun dengan tujuan utama memenuhi kebutuhan pasokan air bagi warga sekitar, khususnya untuk mengatasi masalah kekeringan yang sering melanda daerah tersebut.
Sebelum bendungan ini dibangun, kawasan ini hanya mendapatkan air saat musim hujan tiba.
Kondisi tersebut memaksa warga untuk mencari solusi, hingga tercetuslah ide pembangunan bendungan yang dapat menampung air guna memenuhi kebutuhan pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Proyek ini kemudian dimulai pada tahun 1986 dan selesai pada tahun 1990, memakan waktu 3,5 tahun dengan biaya sebesar Rp 9 miliar yang sebagian besar berasal dari pinjaman Asian Development Bank (ADB). Pada 23 Juli 1989, Bendungan Palasari diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Bendungan Palasari memiliki kapasitas luar biasa, mampu menampung hingga 8 juta meter kubik air.
Selain fungsinya yang vital dalam pengelolaan air, bendungan ini juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, dikelilingi oleh hutan lindung yang hijau dan asri, menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Kabupaten Jembrana: Destinasi Wisata Tersembunyi di Bali
Kawasan ini juga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan air tawar seperti mujair, nila, gurame, lele, dan udang.
Oleh karena itu, tak jarang pengunjung dan warga setempat terlihat asyik memancing di sekitar bendungan.
Selain berfungsi sebagai penampungan air hujan dan pencegah banjir, Bendungan Palasari kini juga dikenal sebagai destinasi wisata yang populer.
Keindahan alam di sekitarnya menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.
Tidak hanya itu, bagi penggemar olahraga ekstrim, kawasan wisata ini menyediakan area untuk motor cross dan off-road, sehingga pengunjung dapat menikmati kegiatan yang memacu adrenalin.
Aktivitas lain yang bisa dilakukan di sekitar wisata ini adalah menyewa sampan atau perahu untuk mengelilingi bendungan dan menikmati pemandangan dari atas air.
Bagi yang ingin menginap, terdapat berbagai pilihan akomodasi di sekitar kawasan wisata, salah satunya adalah Taman Wana Villas and Spa.
Baca Juga: Wisata Air Terjun Juwuk Manis, Pesona Lain Keindahan dari Jembrana, Bali
Penginapan ini menawarkan pengalaman bermalam yang nyaman dengan nuansa alam yang mempesona.
Bagi yang mencari penginapan dengan harga lebih terjangkau, Hotel Klarisa di Pantai Candikusuma bisa menjadi pilihan.
Destinasi wisata Bendungan Palasari berlokasi di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 2.000 untuk roda empat, tempat ini dapat dikunjungi setiap hari.
Editor : Amin Basiri