Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wisata Desa Mojokerto ini Unik dan Cocok Buat Liburan

Hasan Bashri • Minggu, 1 September 2024 | 06:16 WIB

 

Tugu Wisata Desa BMJ Majapahit
Tugu Wisata Desa BMJ Majapahit

RadarMadura.id — Saat tubuh dan pikiran mulai penat, melarikan diri ke desa bisa menjadi solusi yang menyegarkan.

Dibandingkan dengan hiruk-pikuk kota besar, desa menawarkan ketenangan dengan lalu-lalang kendaraan yang jauh lebih sedikit.

Salah satu destinasi desa yang patut dipertimbangkan adalah Wisata Desa BMJ Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur.

Wisata ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga berbagai kegiatan edukasi yang bermanfaat.

Sejarah dan Konsep Wisata Desa

Wisata Desa BMJ Majapahit, atau yang lebih dikenal dengan nama Wisata Desa Dlanggu, terletak di Sudirman No.2, Jlaget, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Didirikan pada tahun 2002 oleh Ki Mulyono, SH. MM., tempat ini bertujuan untuk memperkenalkan bahwa wisata tidak hanya ada di kota-kota besar.

Mulyono bertekad mengubah paradigma tersebut dengan melibatkan warga desa dalam pengembangan wisata ini.

Keunikan dan Atraksi

Salah satu daya tarik utama dari Wisata Desa BMJ Majapahit adalah Arca Agung Mahapatih Gajah Mada. Patung setinggi 23 meter ini, yang merupakan yang tertinggi di Indonesia menurut Museum Rekor Dunia – Indonesia (Muri), berdiri megah di gerbang masuk desa.

Pembangunan patung ini dimulai pada 2012 dan selesai pada 2018, memerlukan biaya yang sepenuhnya ditanggung oleh Mulyono.

Di luar patung, pengunjung dapat menikmati pemandangan sawah hijau yang menyejukkan, pepohonan cokelat, dan jati. Desa ini menawarkan berbagai fasilitas seperti area bermain anak, kolam renang, perahu bebek, serta kolam ikan yang bisa diberi makan.

Ada juga area outbound, perkemahan, homestay, dan panggung untuk acara-acara khusus seperti gathering dan reuni. Untuk kuliner, terdapat warung yang menyajikan makanan khas desa, serta toko oleh-oleh yang menyediakan berbagai produk lokal.

Baca Juga: Surga Dunia yang Ada di Mojokerto, Nikmati Keajaiban Air Terjun Mojokerto

Wisata Edukasi yang Beragam

Wisata Desa BMJ Majapahit juga dikenal sebagai destinasi edukasi yang menarik. Anak-anak dan pelajar dapat belajar tentang pertanian dengan praktik menanam padi dan jagung, serta beternak kambing dan sapi.

Selain itu, pengunjung dapat mengeksplorasi situs-situs sejarah seperti Gapura Wringin Lawang, Candi Brahu, dan Petirtaan Jolotundo, serta situs religi seperti Kolam Segaran untuk menabur bunga dan Situs Siti Inggil untuk berdoa.

Wisata edukasi tanaman kakao juga menjadi daya tarik tersendiri. Di sini, pengunjung bisa mempelajari cara menanam, merawat, dan memanen kakao, serta proses pengolahannya menjadi berbagai produk cokelat.

Pabrik pengolahan kakao di area wisata ini memiliki kapasitas produksi dua ton per hari dan menghasilkan sekitar 80 varian produk, mulai dari makanan dan minuman hingga sabun herbal dan lilin aroma terapi.

Biaya dan Informasi Tambahan

Untuk mengunjungi Wisata Desa BMJ Majapahit, tiket masuk dikenakan biaya sekitar Rp12.500 untuk anak-anak, Rp14.500 untuk dewasa, dan Rp10.500 untuk tiket langganan yang diperoleh dengan kartu pelanggan. Biaya tambahan dikenakan untuk sepeda air (Rp15.000), hand boot (Rp5.000), dan pakan ikan (Rp3.000). Biaya parkir sepeda motor adalah Rp3.000, mobil dan elf Rp5.000, dan bus Rp10.000. Wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.30, dan biasanya ramai pada hari Minggu.

Dengan kombinasi keindahan alam, budaya, dan edukasi, Wisata Desa BMJ Majapahit menawarkan pengalaman yang menyegarkan dan mendidik.

Jika kamu mencari tempat untuk beristirahat dari kesibukan kota sambil menambah pengetahuan, tempat ini adalah pilihan yang tepat. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#Desa #liburan #Edukasi #BMJ #mojokerto #Majapahit #destinasi wisata