Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wisata Desa BMJ Majapahit, Destinasi Healing yang Mengedukasi di Mojokerto

Fadila An Naila • Minggu, 1 September 2024 | 06:08 WIB

Destinasi wisata BMJ Majapahit
Destinasi wisata BMJ Majapahit

RadarMadura.id — Ketika tubuh dan pikiran mulai merasa penat, mengunjungi desa bisa menjadi solusi yang ideal.

Berbeda dengan kota yang sibuk, desa menawarkan suasana tenang dan pemandangan alam yang menyejukkan. Salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi adalah Wisata Desa BMJ Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur.

Dengan berbagai atraksi dan fasilitas yang menggabungkan keindahan alam serta nilai-nilai edukasi, tempat ini layak dipertimbangkan untuk liburan Anda.

Mengenal Wisata Desa BMJ Majapahit

Wisata Desa BMJ Majapahit terletak di Sudirman No.2, Jlaget, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Didirikan oleh Ki Mulyono, SH. MM., tempat ini berawal dari keinginannya untuk mengubah pandangan bahwa wisata hanya bisa dinikmati di kota besar.

Dengan melibatkan masyarakat desa, Mulyono berhasil menciptakan sebuah destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga menyuguhkan nuansa budaya Majapahit yang kental.

Resmi dibuka pada tahun 2002, Wisata Desa BMJ Majapahit telah mengalami berbagai perkembangan. Salah satu daya tarik utama adalah Arca Agung Mahapatih Gajah Mada yang berdiri megah di gerbang masuk desa.

Dengan tinggi 17 meter dan ketinggian dari permukaan tanah mencapai 23 meter, arca ini tercatat sebagai patung Gajah Mada tertinggi di Indonesia menurut Museum Rekor Dunia – Indonesia (Muri) pada 11 April 2021.

Atraksi dan Fasilitas

Wisata Desa BMJ Majapahit menawarkan beragam fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari segala usia, antara lain:

Wisata Edukasi

Wisata Desa BMJ Majapahit juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang bermanfaat. Anak-anak dapat mempelajari cara menanam padi dan jagung serta berternak kambing dan sapi.

Selain itu, pengunjung dapat menjelajahi berbagai situs sejarah dan religi seperti Gapura Wringin Lawang, Candi Brahu, dan Petirtaan Jolotundo.

Salah satu tambahan terbaru adalah wisata edukasi tanaman kakao atau cokelat.

Pengunjung dapat belajar tentang proses penanaman, perawatan, dan pemanenan kakao, serta melihat pabrik pengolahan kakao yang memproduksi hingga dua ton per hari.

Pabrik ini menghasilkan berbagai produk, mulai dari cokelat hingga sabun herbal, yang dapat dibeli sebagai oleh-oleh.

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Untuk mengunjungi Wisata Desa BMJ Majapahit, Anda hanya perlu membayar tiket sekitar Rp12.500 untuk anak-anak dan Rp14.500 untuk dewasa. Tiket langganan tersedia dengan harga Rp10.500, dan bisa didapatkan di loket setelah memiliki kartu pelanggan.

Biaya tambahan berlaku untuk sepeda air, hand boot, dan pakan ikan, serta parkir dengan tarif yang bervariasi.

Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.30, dan pada hari libur seperti Minggu, kawasan wisata ini akan sangat ramai.

Jadi, siapkan diri Anda untuk menikmati suasana pedesaan yang menenangkan sekaligus mendapatkan pengalaman edukasi yang berharga di Wisata Desa BMJ Majapahit. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#Desa #wisata #BMJ #mojokerto #Majapahit