RadarMadura.id— Mojokerto, kota yang penuh dengan kekayaan sejarah di Jawa Timur, semakin populer sebagai destinasi wisata yang menarik.
Tak hanya dikenal sebagai bekas ibu kota Kerajaan Majapahit, Mojokerto juga menawarkan berbagai pilihan wisata menarik yang bisa dinikmati tanpa perlu merogoh kocek dalam.
Bagi wisatawan yang ingin berlibur dengan anggaran minim, ada beberapa tempat wisata gratis di Mojokerto yang wajib masuk dalam daftar kunjungan.
1. Ranu Manduro: Panorama Eksotis yang Memikat
Ranu Manduro, yang berlokasi di Mandurono, Ngoro, Mojokerto, adalah salah satu tujuan wisata alam yang sempat menjadi sensasi di media sosial.
Pemandangannya yang memukau, dengan hamparan batu, padang rumput hijau, dan pegunungan yang menjulang di kejauhan, menciptakan suasana seperti berada di luar negeri.
Pengunjung dapat menghabiskan waktu di sini dengan berfoto atau sekadar menikmati piknik santai sambil menyerap keindahan alam. Ingatlah untuk selalu menjaga kebersihan agar keindahan alam ini tetap lestari.
2. Fresh Green: Agrowisata Interaktif Tanpa Biaya
Terletak di Dusun Bantal, Trawas, Fresh Green menawarkan pengalaman wisata alam yang edukatif tanpa dikenakan biaya masuk.
Di sini, pengunjung dapat mempelajari berbagai aspek pertanian, termasuk proses penanaman dan perawatan tanaman.
Pengunjung juga bisa menikmati durian segar langsung dari pohonnya dan mencoba berbagai olahan durian lainnya.
Fasilitas lain seperti mushola dan toilet yang bersih menjadikan tempat ini nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga. Fresh Green buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
3. PPLH Seloliman: Pusat Edukasi Lingkungan di Trawas
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman di Trawas adalah destinasi wisata yang tidak hanya mengedukasi tetapi juga menghibur.
Tempat ini sangat cocok untuk kunjungan keluarga, terutama bagi anak-anak yang ingin belajar tentang lingkungan, termasuk cara mengelola sampah dengan benar.
Selain edukasi, pengunjung juga dapat menikmati kegiatan outbound yang seru serta mencicipi makanan di pusat kuliner yang ada di lokasi. PPLH Seloliman dapat dikunjungi setiap hari dari pukul 07.30 hingga 20.00 WIB.
4. Candi Tikus: Menjelajahi Warisan Majapahit
Candi Tikus, yang terletak di Trowulan, merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari era Kerajaan Majapahit.
Candi ini dulunya digunakan sebagai tempat pemujaan bagi umat Hindu dan dikenal dengan sebutan Candi Tikus karena banyaknya tikus yang ditemukan saat penggalian.
Namun, kini pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur candi yang dikelilingi oleh taman hijau yang indah. Candi Tikus terbuka untuk umum setiap hari dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
5. Candi Jedong: Wisata Sejarah di Lereng Gunung
Candi Jedong, yang berlokasi di Ngoro, Mojokerto, merupakan candi kuno yang berdiri sejak abad ke-14. Candi ini terletak di lereng gunung, menawarkan suasana yang sejuk dan pemandangan yang asri.
Selain menikmati keindahan alam sekitar, pengunjung juga bisa belajar tentang sejarah yang melekat pada candi ini, yang berkaitan dengan Kerajaan Mataram Kuno.
Tempat ini bisa dikunjungi setiap hari antara pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
6. Gua Gembyang: Menyelami Legenda dan Misteri
Bagi penggemar kisah-kisah mistis, Gua Gembyang di Pacet adalah tempat yang menarik untuk dijelajahi. Gua ini dipercaya sebagai lokasi bertapa Raden Wijaya sebelum mendirikan Kerajaan Majapahit.
Selain itu, gua ini juga diyakini menyimpan benda pusaka sakti yang diwariskan dari para leluhur Majapahit. Banyak orang datang ke sini untuk bertapa dan berdoa, berharap mendapatkan petunjuk atau berkah.
Dengan sederet destinasi wisata gratis yang tersedia, Mojokerto menjadi pilihan ideal bagi para wisatawan yang ingin menikmati liburan seru tanpa biaya besar.
Jangan lupa untuk memasukkan tempat-tempat ini ke dalam rencana perjalanan Anda! (hasan)
Editor : Hasan Bashri