Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menanti Kehadiran Turyapada Tower, Menara Setinggi 115 Meter yang Akan Menjadi Landmark Baru Pulau Dewata

Fadila An Naila • Jumat, 28 Juni 2024 | 21:01 WIB

Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali
Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali

RadarMadura.id—  Pulau Bali tak lama lagi akan menambahkan sebuah ikon wisata baru bernama Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali atau yang lebih dikenal sebagai Turyapada Tower.

Peletakan batu pertama menara besi ini dilakukan pada Sabtu, 23 Agustus 2022, oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Awalnya, pembangunan Turyapada Tower setinggi 115 meter ini dijadwalkan selesai pada Agustus 2023. Namun, karena beberapa kendala, penyelesaiannya mundur hampir satu tahun dan diharapkan rampung pada awal Juli 2024.

Lokasi Turyapada Tower Bali

Turyapada Tower terletak di kawasan Taman Teknologi Turyapada Tower Komunikasi Bali Smarts 6.0 Kerthi Bali, tepatnya di Desa Adat Amerta Sari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Dengan ketinggian 1.636 meter di atas permukaan laut, menara ini menawarkan pemandangan spektakuler dan udara yang sejuk.

Nama "Turyapada" dipilih untuk melambangkan hubungan antara Akasa-Pertiwi dan Purusa-Pradana, yang dianggap sebagai sumber kekuatan dan kehidupan masyarakat Bali.

Menara ini juga mengadopsi bentuk Orti dan Bale Kul-kul, media komunikasi tradisional Bali yang digunakan dalam kegiatan adat, agama, tradisi, seni, dan budaya.

Rute Menuju Turyapada Tower Bali

Turyapada Tower dapat diakses dari berbagai arah, baik dari Denpasar maupun Gilimanuk, menggunakan berbagai jenis kendaraan seperti motor, mobil pribadi, atau mobil sewa. Berikut rute yang dapat diambil:

1. Dari Bandara Internasional Ngurah Rai:

Akses Bandara Ngurah Rai – Bypass Ngurah Rai – Raya Pemogan – Pulau Enggano – Pulau Batanta – Teuku Umar – Nusa Kambangan – Pulau Biak – Imam Bonjol – Gunung Batur – Gunung Merapi – Setia Budi – Cokroaminoto – Raya Denpasar Gilimanuk – Ganda Mayu – I Gusti Ketut Jelantik – Baturiti Bedugul – Raya Singaraja Denpasar – Pancasari Baturiti – Raya Wanagiri – Raya Bedugul Singaraja – sampai di lokasi. Perkiraan waktu tempuh sekitar 3-4 jam.

2. Dari Pelabuhan Gilimanuk:

Raya Singaraja Gilimanuk – Melati – Bantas Telusuri – Raya Insakan – Bangkiang Sidem – Asah Gobleg – Raya Pancasari – Raya Wanagiri – Raya Bedugul Singaraja – sampai di Turyapada Tower. Perkiraan waktu tempuh sekitar 2,5-3 jam.

Fasilitas Turyapada Tower Bali

Menara ini dirancang sebagai ikon wisata internasional Bali, setara dengan Monas di Jakarta, Menara Tokyo di Jepang, dan Menara Eiffel di Paris.

Berdasarkan laman resmi Hutama Karya, BUMN yang bertindak sebagai kontraktor pembangunan, Turyapada Tower akan dibagi menjadi enam zona: edukasi, komunal, komersial (UMKM), rekreatif, pengelola, dan perkebunan.

Masing-masing zona akan dilengkapi fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, seperti restoran putar 360 derajat, restoran statis, planetarium, skywalk, dan jembatan kaca.

Selain itu, menara ini juga akan mendukung akses sinyal televisi digital dan internet di kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng. Puncaknya akan berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, telekomunikasi seluler, dan internet.

Keunggulan lain dari Turyapada Tower adalah desainnya yang ramah lingkungan (green building), mencerminkan hubungan harmonis antara alam dan kebudayaan Bali, serta memiliki ketahanan gempa yang tinggi untuk memastikan keamanan pengunjung.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Turyapada Tower layak masuk dalam itinerary liburan Anda saat berkunjung ke Bali. Nantikan pembukaannya dan rasakan sendiri pesona menara baru ini! (fadila) 

Editor : Fadila An Naila
#turyapada tower #bali #Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali