Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Over Power...! Para Pemburu Iblis yang Mampu Menghabisi Anggota 12 Kizuki Sendirian dalam Kimetsu no Yaiba

Hasan Bashri • Sabtu, 22 Juni 2024 | 18:44 WIB

 
Demon Slayer
Demon Slayer

RadarMadura.id - Dalam dunia Kimetsu no Yaiba, 12 Kizuki adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dua belas iblis perkasa yang merupakan bawahan dari Muzan Kibutsuji, musuh utama dalam seri ini.

Para iblis ini telah menerima sebagian darah Muzan, membuat mereka memiliki kekuatan luar biasa.

Manusia yang telah dimangsa oleh para iblis ini juga sudah sangat banyak, sehingga menghabisi 12 Kizuki bukanlah tugas yang mudah. Biasanya, satu Kizuki saja memerlukan lebih dari satu pembasmi iblis untuk dilawan.

Namun, ada beberapa karakter dalam Kimetsu no Yaiba yang mampu mengeksekusi anggota 12 Kizuki sendirian. Siapa saja mereka? Berikut adalah lima pembasmi iblis yang patut diperhitungkan kekuatannya.

1. Giyuu Tomioka

Giyuu Tomioka adalah salah satu pembasmi iblis yang berhasil menghabisi anggota 12 Kizuki sendirian. Korban Giyuu adalah Rui, yang merupakan Lower Moon 5. Sebelumnya, Rui telah diserang oleh Tanjiro dan Blood Demon Arts dari Nezuko, namun Rui masih mampu bertahan.

Saat Tanjiro sudah kehabisan tenaga dan kesulitan bergerak, Giyuu datang dan menghabisi Rui dengan sangat mudah. Kehebatan Giyuu dalam mengatasi Rui menunjukkan betapa tangguhnya Pilar Air ini dalam menghadapi musuh-musuh kuat.

2. Zenitsu Agatsuma

Zenitsu Agatsuma juga termasuk karakter yang berhasil membunuh anggota 12 Kizuki sendirian. Zenitsu mampu mengalahkan Kaigaku, yang merupakan Upper Moon 6 pengganti Daki dan Gyutaro. Pertarungan ini sangat menarik karena Zenitsu bertarung dengan begitu fokus hingga ia dapat bertempur tanpa perlu tak sadarkan diri.

Posisi Kaigaku sebagai Upper Moon 6 sepertinya lebih karena Muzan kehabisan pilihan, terutama setelah ia menghabisi empat Lower Moon sebelum dimulainya alur Demon Train. Dibandingkan Upper Moon lainnya, Kaigaku kalah relatif mudah, meski Zenitsu juga terluka parah dalam pertarungan tersebut.

3. Tanjiro Kamado

Tanjiro Kamado adalah protagonis utama dalam Kimetsu no Yaiba yang juga pernah membunuh anggota 12 Kizuki sendirian. Di alur Swordsmith Village, Tanjiro berhadapan dengan Hantengu, Upper Moon 4, yang memiliki kemampuan membagi tubuhnya menjadi beberapa bagian, sehingga melawannya menjadi sangat sulit. Meski dibantu oleh Genya dan Nezuko, serangan mereka gagal menghabisi Hantengu.

Tanjiro kemudian memburu Hantengu hingga berhasil membunuhnya, meski ia harus mengambil risiko besar, termasuk mempertaruhkan keselamatan Nezuko yang hampir terbakar matahari.

Selain Hantengu, Tanjiro juga berhasil mengalahkan Lower Moon 1, Enmu. Namun, dalam pertarungan tersebut, Inosuke turut membantu Tanjiro di bagian lokomotif kereta.

4. Muichiro Tokito

Muichiro Tokito, Pilar Kabut, juga memiliki prestasi luar biasa dengan membunuh anggota 12 Kizuki sendirian. Di alur Swordsmith Village, Muichiro berhadapan dengan Upper Moon 5, Gyokko. Meskipun Gyokko awalnya tampak sangat mengancam, Muichiro mampu mengalahkan iblis tersebut dengan menggunakan teknik Pernafasan Kabut yang sangat dikuasainya.

5. Kibutsuji Muzan

Anehnya, karakter dalam Kimetsu no Yaiba yang paling banyak membunuh anggota 12 Kizuki sendirian justru adalah bos 12 Kizuki itu sendiri, Kibutsuji Muzan. Muzan tercatat pernah membunuh empat Lower Moon: Kamanue, Mukago, Wakuraba, dan Rokuro.

Setelah kematian Rui di tangan Giyuu, satu-satunya Lower Moon yang diampuni oleh Muzan hanyalah Enmu.

Itulah lima karakter dalam Kimetsu no Yaiba yang berhasil membunuh anggota 12 Kizuki sendirian. Keberhasilan mereka dalam menghadapi iblis-iblis kuat ini menunjukkan betapa hebatnya kemampuan dan ketangguhan mereka sebagai pembasmi iblis. Bagaimana menurut kamu? (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#kimetsu no yaiba #Kizuki #pembasmi #iblis #pemburu #mengalahkan