RadarMadura.id— Di puncak Ujung Kelindu, terhampar panorama yang memikat hati para pelancong, khususnya generasi muda dari Banda Aceh dan sekitarnya.
Bukit Lamreh, dengan keindahan alamnya yang memadukan gunung dan laut, telah menjadi magnet bagi para pencari keindahan alam di awal tahun 2024.
Sejak pergantian tahun, Bukit Lamreh menyaksikan arus kedatangan pengunjung yang tak pernah surut.
Meskipun berbagai usia terlihat menikmati pesona bukit ini, dominasi anak muda yang bersemangat mengabadikan momen mereka di sini tak terbantahkan.
Bukit Lamreh, yang tercipta dari campuran tanah dan batu dengan ujung yang melonjong ke arah laut, menawarkan pemandangan yang menenangkan.
Birunya air laut yang menepi di kaki bukit menambah keasrian dan ketenangan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Di sini, suara ombak tak terdengar, digantikan oleh hembusan angin laut yang lembut, menyentuh kulit dan memberikan sensasi sejuk yang menyegarkan.
Bukit Lamreh terbuka untuk dikunjungi kapan saja, namun saat senja menjelang adalah waktu yang paling direkomendasikan, saat langit berubah warna dan matahari perlahan tenggelam ke cakrawala.
Menemukan Bukit Lamreh
Perjalanan menuju Bukit Lamreh tidaklah sulit. Hanya satu jam dari ibu kota, pengunjung akan menemukan petunjuk arah menuju destinasi ini sebelum mencapai Pasir Putih.
Sebuah perjalanan singkat melalui jalan tanah sepanjang 700 meter, yang kini lebih mudah dilalui baik dengan sepeda motor maupun mobil, akan membawa Anda ke sana.
Namun, kehati-hatian tetap diperlukan saat melintasi jalan yang masih beralaskan kerikil dan memiliki kontur naik turun.
Baca Juga: Petualangan Seru di Puncak Pinus Becici: Camping, Hiking, dan Jeep Safari
Biaya masuk dan parkir yang terjangkau, hanya Rp10.000 per orang, menjadikan Bukit Lamreh pilihan yang ekonomis untuk menikmati keindahan alam Aceh. (fadila)