Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wisata Bukit Kehi Pamekasan Terinspirasi dari Destinasi Wisata di Kota Batu

Berta SL Danafia • Selasa, 16 April 2024 | 21:40 WIB
CIRI KHAS: Salah satu suvenir Wisata Bukit Kehi Pamekasan. (ZAINANI UNTUK JPRM)
CIRI KHAS: Salah satu suvenir Wisata Bukit Kehi Pamekasan. (ZAINANI UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Wisata Bukit Kehi Pamekasan sudah menjadi jujukan destinasi wisata warga lokal sejak dibangun pada 2019.

Padahal, Wisata Bukit Kehi Pamekasan baru memiliki satu spot foto dan satu gazebo saat itu.

Kepala Desa Kertagana Daya Zainani menyampaikan, saat awal dioperasikan, pengunjung Wisata Bukit Kehi Pamekasan tidak ditarik retribusi.

Sebab, sarana yang disiapkan belum sepenuhnya rampung. Namun, dengan ikhtiar pemdes dan stakeholder lainnya, fasilitas penunjang wisata terus dilengkapi secara bertahap.

Alumnus Universitas Islam Madura (UIM) itu menyatakan, mengembangkan Bukit Kehi Pamekasan berawal dari inspirasi pada salah satu tempat wisata di Kota Batu.

Zainani takjub dengan keindahan alam yang ditawarkan di destinasi tersebut.

BERGAYA: Pengunjung berfoto di salah satu fasilitas Wisata Bukit Kehi Pamekasan, Minggu (7/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
BERGAYA: Pengunjung berfoto di salah satu fasilitas Wisata Bukit Kehi Pamekasan, Minggu (7/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

”Awalnya, saya dan perangkat desa hanya ingin melakukan studi tiru ke salah satu desa di Kabupaten Malang,” tuturnya.

”Kemudian, mampir ke salah satu wisata alam di Kota Batu. Saya pikir pemandangannya sama seperti di desa kami,” ungkapnya.

Zainani kemudian mulai membahas rencana pengembangan desa wisata bersama sejumlah tokoh. Beberapa di antaranya mendukung gagasan tersebut.

Namun, tak sedikit yang meragukan idenya untuk menjadikan lahan itu sebagai tempat wisata.

Secara administratif, Wisata Bukit Kehi Pamekasan berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Melati Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur.

Namun, objek wisata itu dikelola kelompok sadar wisata (pokdarwis).

BERMAIN: Pengunjung berada di salah satu fasilitas Wisata Bukit Kehi Pamekasan, Minggu (7/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
BERMAIN: Pengunjung berada di salah satu fasilitas Wisata Bukit Kehi Pamekasan, Minggu (7/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

Pengelola Bukit Kehi menyediakan sistem paket lengkap bagi wisatawan yang berlibur.

Paket lengkap tersebut terdiri atas tiket masuk, makanan hingga suvenir khas Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur.

Sebab, destinasi tersebut juga sering dijadikan sebagai tempat camping atau outbound.

”Kami hanya ingin desa ini memiliki ciri khas dengan keberhasilannya dalam mengelola dan mengembangkan desa wisata.

”Tentunya, masih ada banyak lagi yang perlu kita evaluasi dan kembangkan di kemudian hari,” pungkasnya. (afg/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#bukit kehi pamekasan #wisata