RadarMadura.id - Di antara gemerlap kuliner daerah, Sumenep Madura telah menelurkan sebuah keistimewaan yang sulit dilewatkan: Kue Mento.
Dalam bahasa setempat, tertera sebagai "mentho", sebuah hidangan yang memikat selera dengan aroma dan cita rasa yang khas.
Awal mula kehadiran Kue Mento ini dapat ditelusuri hingga dari keraton Jepara, Jawa Tengah.
Namun, dengan kekayaan budaya yang mengalir dan berpadu, kini Kue Mento telah menjadi salah satu kuliner paling diidentifikasi dengan Sumenep.
Tidak hanya sekadar penampilan yang membedakan Kue Mento Sumenep dengan versi Jawa lainnya, namun juga dalam cara penyajian yang unik.
Salah satu keunikan yang paling mencolok adalah bagaimana Kue Mento Sumenep menjadi primadona khas bulan puasa.
Ketika senja menyapa, aroma Kue Mento mulai merayu pencinta kuliner, menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari takjil berbuka puasa dengan cita rasa yang memikat.
Mari kita coba meramu kelezatan ini dengan resep khas Sumenep Madura:
Bahan-bahan
Bahan Isian:
- 1 kg wortel, cuci dan serut kasar
- 1/2 kg daging ayam, rebus dan potong kecil-kecil
- 5 sendok makan tepung terigu
- 150 ml susu (bisa menggunakan susu sachet yang dilarutkan dalam 100 ml air)
- Garam secukupnya
- Minyak untuk menumis
- Bumbu yang dihaluskan: 8 siung bawang putih, 6 siung bawang merah, 1 sendok teh merica
Bahan Kulit:
- 500 gram tepung terigu
- 4 sendok makan tepung tapioka
- 1 sendok teh garam
- 2 putih telur
- 2 sendok makan minyak goreng
- 600 ml air bersih
Bahan Santan:
- 2 santan instan @65 ml
- 500 ml air bersih
- 1 sendok teh garam
- 6 sendok makan tepung beras
Bahan Topping:
- Daun jeruk, iris halus
- Cabe rawit, iris halus
- Bawang goreng (opsional)
Baca Juga: Mengungkap Rahasia Kelezatan Cake, Kuliner Khas Sumenep: Ini Resepnya!
Cara Pembuatan
- Panaskan minyak dan tumis bumbu halus hingga harum dan berwarna kecokelatan.
- Tambahkan potongan ayam dan wortel, serta air rebusan ayam sekitar 300 ml. Tambahkan royco dan garam sesuai selera, aduk hingga menyusut.
- Setelah itu, tambahkan tepung terigu dan susu, aduk hingga mengental. Pastikan konsistensinya tidak terlalu berair. Tes rasa dan sisihkan hingga dingin.
- Campurkan tepung beras, santan, garam, dan air. Aduk hingga larut, lalu panaskan dengan api sedang hingga mengental. Dinginkan setelah matang.
- Siapkan wadah, campurkan tepung terigu, tapioka, garam, putih telur, dan air. Aduk hingga rata, lalu saring adonan dan tambahkan minyak. Sisihkan.
- Panaskan teflon dan cetak adonan seperti membuat kulit risol. Ulangi proses hingga adonan habis.
- Isi kulit dengan bahan isian, lipat seperti membuat risol. Sajikan di atas piring, siram dengan kuah santan, dan hiasi dengan topping sesuai selera.
Dengan sentuhan khas Sumenep, Kue Mento siap memanjakan lidah Anda, terutama di bulan suci ini.
Rasakan nikmatnya dan biarkan setiap gigitan menjadi perjalanan rasa yang tak terlupakan.(yos)
Editor : Amin Basiri