Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perbedaan Sate Madura dan Sate Ponorogo, Dua Varian Sate Paling Populer

Hasan Bashri • Rabu, 13 Desember 2023 | 21:33 WIB

Sate Madura dan sate ponorogo adalah sate yang paling populer.
Sate Madura dan sate ponorogo adalah sate yang paling populer.

RadarMadura.id – Sate adalah salah satu makanan khas Indonesia yang banyak digemari oleh masyarakat. Ada berbagai macam jenis sate yang tersebar di berbagai daerah, seperti sate padang, sate lilit, sate kambing, dan lain-lain.

Namun, ada dua jenis sate yang cukup populer dan sering disamakan oleh orang-orang, yaitu sate madura dan sate ponorogo. Padahal, kedua sate ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan, baik dari segi bahan, bumbu, maupun penyajian.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara sate madura dan sate ponorogo yang perlu Anda ketahui.

Perbedaan pada Bahan Daging Ayam

Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara sate madura dan sate ponorogo adalah pada bahan daging ayam yang digunakan. Sate madura menggunakan daging ayam mentah yang dipotong kecil-kecil sesuai dengan ukuran tusukan lidi yang digunakan.

Tusukan lidi pada sate madura biasanya berdiameter kecil, sehingga tidak bisa menampung potongan daging ayam yang terlalu besar.

Selain itu, sate madura juga menggunakan lemak dan kulit ayam sebagai bahan tambahan.

Sedangkan sate ponorogo menggunakan daging ayam yang diiris melintang sehingga berbentuk pipih. Setiap tusukan sate ponorogo hanya berisi satu potongan daging ayam yang cukup besar, tanpa lemak dan kulit.

Tusukan yang digunakan pada sate ponorogo juga lebih tebal dan kuat daripada tusukan lidi pada sate madura.

Perbedaan pada Bumbu

Perbedaan lain yang menonjol antara sate madura dan sate ponorogo adalah pada bumbu yang digunakan. Sate madura hanya menggunakan kecap sebagai bumbu utama.

Setelah daging ayam dipanggang, sate madura disiram dengan saus kacang yang terbuat dari kacang tanah sangrai dan gula merah.

Saus kacang ini memiliki tekstur kental dan rasa manis.

Sementara itu, sate ponorogo menggunakan bumbu bacem sebagai bumbu utama. Bumbu bacem ini terbuat dari berbagai rempah-rempah, seperti ketumbar, merica, laos, jintan, kunyit, jahe, kemiri, dan gula jawa.

Semua bahan ini dicampur dan direbus bersama dengan daging ayam yang sudah diiris. Bumbu bacem ini memberikan warna cokelat dan rasa gurih pada daging ayam.

Perbedaan pada Penyajian

Perbedaan terakhir yang bisa Anda lihat antara sate madura dan sate ponorogo adalah pada cara penyajiannya. Sate madura disajikan bersama dengan saus kacang dan sambal sebagai pelengkap.

Untuk menambah rasa, sate madura juga ditaburi dengan irisan bawang merah mentah, cabai rawit, dan potongan tomat. Sate madura biasanya dimakan bersama dengan lontong atau nasi.

Di sisi lain, sate ponorogo tidak selalu disajikan dengan saus kacang. Ada juga sate ponorogo yang menggunakan saus kemiri sebagai pelengkap. Saus kemiri ini memiliki tekstur lebih cair daripada saus kacang, karena ditambahkan dengan air dan tidak menggunakan kecap.

Saus kemiri ini juga dicampur dengan irisan bawang merah, cabai, dan perasan jeruk nipis. Sate ponorogo juga bisa dimakan bersama dengan lontong atau nasi.

Demikianlah beberapa perbedaan antara sate madura dan sate ponorogo yang bisa Anda ketahui. Kedua sate ini memiliki ciri khasnya masing-masing yang membuatnya unik dan lezat.

Jadi, jangan salah lagi ya ketika ingin membeli jenis sate yang Anda inginkan. Selamat mencoba! (hasan

Editor : Hasan Bashri
#bumbu #sate ponorogo #Sate Madura #daging #makanan #sate