RadarMadura.id – Waduk Klampis adalah salah satu tempat penyimpanan air terbesar di Kota Bahari. Waduk ini memiliki luas sekitar 2.603 hektare dan menyuplai air untuk banyak lahan pertanian di beberapa wilayah Sampang. Antara lain, Kedungdung, Torjun, Jrengik, dan Sampang.
Waduk ini juga menjadi salah satu destinasi wisata menarik bagi para pengunjung karena dikelilingi pepohonan dan perbukitan hijau yang menenangkan. Di Waduk Klampis, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berburu foto, berkemah, atau memancing.
Waduk ini memiliki aliran air cukup kuat dan dalam yang meningkat saat musim hujan. Waduk ini juga menjadi habitat bagi banyak ikan seperti nila, mujair, lele, dan gurame.
Namun, di balik keindahannya, Waduk Klampis menyimpan kisah mistis yang membuat banyak orang merinding. Menurut cerita yang beredar, waduk ini beberapa kali memakan korban. Anehnya, yang menjadi korban hanyalah orang asing (bukan warga setempat).
Meski demikian, banyak orang yang tidak percaya dengan kisah mistis tersebut dan tetap menikmati keindahan Waduk Klampis. Mereka menganggap kisah-kisah tersebut hanyalah mitos atau legenda yang tidak memiliki bukti nyata.
Mereka juga berpendapat bahwa waduk ini adalah aset pemerintah pusat yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik untuk kepentingan irigasi maupun pariwisata.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Waduk Klampis? Ataukah Anda takut dengan kisah mistis yang ada di sana? Jika Anda ingin mengunjungi Waduk Klampis, ada baiknya Anda mengikuti beberapa tips berikut ini:
- Jangan berenang di waduk, terutama jika Anda adalah orang asing. Jika ingin bermain air, Anda bisa mencari tempat yang dangkal dan jernih atau menggunakan perahu karet yang disewakan di area.
- Jangan berkunjung malam hari, terutama jika Anda sendirian atau tidak memiliki izin dari warga sekitar. Jika ingin berkemah, Anda bisa mencari tempat yang aman dan terang atau mengikuti rombongan.
- Jangan mengganggu atau merusak lingkungan waduk seperti membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, atau menangkap ikan secara semena-mena. Jika ingin memancing, Anda bisa membeli umpan dan alat pancing di warung-warung yang ada di sekitar waduk.
- Jangan menghina atau menantang ”penunggu” waduk seperti mengucapkan kata-kata kasar, melempar batu, atau melakukan hal-hal yang tidak sopan. Jika merasa ada yang aneh atau tidak nyaman, Anda bisa berdoa atau meminta perlindungan kepada Tuhan.
- Jangan lupa bersyukur dan menikmati keindahan Waduk Klampis yang merupakan salah satu anugerah alam yang luar biasa. Jika ingin berfoto, Anda bisa mencari spot-spot yang bagus dan menarik atau meminta bantuan orang lain untuk mengambil foto Anda. (fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana