RadarMadura.id – Gangan maronggi (kuah daun kelor/sop merunggai) adalah salah satu kuliner khas Madura. Gangan dalam bahasa Indonesia artinya sayur, sedangkan maronggi artinya kelor. Jadi, gangan marongi artinya sayur kelor.
Daun kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan protein. Daun kelor juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain di Madura, gangan maronggi juga bisa ditemui di sebagian besar kawasan Tapal Kuda yang ditinggali warga keturunan Madura. Maklum, Tapal Kuda adalah kawasan yang di masa kolonial jadi tujuan migrasi warga Madura.
Gangan maronggi adalah sayuran dengan bumbu bawang putih, kunci, beras rendam, sedikit terasi, dan garam secukupnya. Bumbu itu lalu diulek sampai halus kemudian dimasak dengan air dan daun kelor.
Gangan maronggi biasanya disajikan dengan nasi jagung atau nasi bu'u' yang merupakan olahan jagung yang digiling dan dimasak.
Lauknya bisa berupa ikan tongkol goreng, pindang goreng, atau ikan asin. Jangan lupa, sambal terasi atau sambal kacang plus petis berisi kecambah dan mentimun juga disajikan.
Berikut adalah resep Gangan maronggi yang bisa Anda coba di rumah:
Bahan yang diperlukan:
- 100 gram daun kelor, cuci bersih
- 3 siung bawang putih
- 2 cm kunci
- 1 sdm beras, rendam air
- 1/2 sdt terasi
- Garam secukupnya
- 500 ml air
Cara membuat:
- Haluskan bawang putih, kunci, beras, terasi, dan garam dengan cobek atau blender.
- Masukkan bumbu halus ke dalam panci, tambahkan air, dan didihkan.
- Masukkan daun kelor, aduk rata, dan masak hingga daun kelor layu dan bumbu meresap.
- Angkat dan sajikan dengan nasi jagung atau nasi bu'u' dan lauk pilihan.
Selamat mencoba! (fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News