Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Atlet Renang Bangkalan Moch. Akbar Taufik Raih Tujuh Medali PON pada Pengalaman Pertama

Achmad Andrian F • Minggu, 29 September 2024 | 00:48 WIB
INSPIRASI PEMUDA: Atlet renang Bangkalan Moch. Akbar Taufik berfoto bersama  atlet renang Jatim, setelah meraih medali medali emas PON XXI kategori perairan terbuka, Rabu (11/9). (TAUFIK UNTUK JPRM)
INSPIRASI PEMUDA: Atlet renang Bangkalan Moch. Akbar Taufik berfoto bersama atlet renang Jatim, setelah meraih medali medali emas PON XXI kategori perairan terbuka, Rabu (11/9). (TAUFIK UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Moch. Akbar Putra Taufik baru kali pertama bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Namun, pengalaman pertama itu langsung mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur. Dia berhasil menyumbang tujuh sekaligus dari cabang olahraga (cabor) renang.

Pada perhelatan PON XXI tahun ini, Akbar berhasil mengamankan medali emas kategori perairan terbuka (OWS) 5 km. Dia juga membawa pulang tiga medali perak.

Perinciannya, gaya bebas estafet 4 x 100 meter, gaya bebas estafet 4 x 200 meter, dan kategori gaya ganti estafet 4 x 100 meter.

Selain itu, dia berhasil mempersembahkan tiga medali perunggu untuk Jawa Timur. Medali itu diperoleh dari kategori gaya bebas perorangan 200 meter, kategori gaya bebas perorangan 400 meter, dan kategori gaya bebas perorangan 1.500 meter.

Keberhasilan Moch. Akbar Putra Taufik patut menjadi contoh dan inspirasi bagi atlet di Bangkalan. Prestasi itu merupakan buah dari ketekunan dan keuletan dalam berlatih.

JAWARA: Moch. Akbar Putra Taufik (tengah) berpose setelah menerima medali emas di PON XXI Aceh-Sumut. (TAUFIK UNTUK JPRM)
JAWARA: Moch. Akbar Putra Taufik (tengah) berpose setelah menerima medali emas di PON XXI Aceh-Sumut. (TAUFIK UNTUK JPRM)

Baginya, tiada hari tanpa berenang. Apalagi selalu mendapatkan support dari orang tuanya untuk terus berlatih dan meningkatkan performa.

Taufik Aprianto, ayahanda Akbar, yang selalu mengajarkan dan menanamkan kedisiplinan dalam setiap proses putranya itu.

Pola hidup sehat menjadi hal yang tidak lupa Taufik ingatkan setiap hari kepada Akbar. Semua itu dia lakukan agar proses latihan yang dijalani anaknya maksimal.

”Termasuk tidur juga kami perhatikan, maksimal jam 9 sudah harus tidur dan makan selalu dijaga,” papar Taufik sembari mendampingi buah hatinya di Aceh, Rabu (11/9).

Dalam perjalanannya mendampingi Akbar dari Aceh ke Medan untuk mengkuti lomba renang bebas, Taufik bercerita bahwa anaknya itu juga mendapat dukungan dari sekolahnya.

Setiap kegiatan latihan yang dibutuhkan oleh Akbar, SMAN 3 Bangkalan selalu mempermudah dan memberikan dispensasi.

”Semua pihak, baik sekolah, cabang olahraga, maupun para atlet saling mendukung untuk prestasi yang diinginkan,” ujarnya.

Siswa kelas X SMAN 3 Bangkalan itu selama ini memang mencita-citakan medali emas di tingkat nasional. Taufik bersyukur apa yang dicita-citakan anaknya terwujud di PON tahun ini.

Baginya, semua itu buah dari proses Akbar. Apalagi, kariernya di olahraga renang dimulai sejak duduk di bangku SD.

”Akbar mengawali karier olahraga ini sejak kelas I SD meskipun sejak TK dia sudah ikut-ikutan belajar renang. Kurang lebih sepuluh tahun dia menekuni olahraga ini,” urainya.

Taufik mengucapkan rasa syukur setelah anaknya keluar sebagai jawara dan berhasil membawa pulang medali emas. Baginya, semua itu pemberian Allah SWT yang selalu disyukuri. 

Dia mengaku sangat bangga anak kesayangannya bisa membawa nama baik keluarga, sekolah, daerah, bahkan membuat bangga Jawa Timur. ”Insyaallah nanti Akbar bisa membuat bangga negara,” harapnya. (za/luq)

Editor : Achmad Andrian F
#pon #medali pon #atlet #medali #atlet renang