Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Videa Dewi Saputri, Anak Penjaga Sekolah Jadi Wisudawan Terbaik Prodi HKI IAIN Madura, Buktikan pada Ortu Bahwa Tidak Sia-Sia Menyekolahkannya

Hera Marylia Damayanti • Senin, 4 Maret 2024 | 16:05 WIB
BERPRESTASI: Videa Dewi Saputri menunjukkan sejumlah piagam di Kantor JPRM Biro Pamekasan, Kamis (29/2). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
BERPRESTASI: Videa Dewi Saputri menunjukkan sejumlah piagam di Kantor JPRM Biro Pamekasan, Kamis (29/2). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Videa Dewi Saputri tiba di Kantor Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Pamekasan, Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, sekitar pukul 13.00, Kamis (29/2).

Perempuan sederhana itu diantar ayahnya, Abdussalam, dan adiknya, Muhammad Nafis Agus Saputra, menggunakan sepeda motor.

Sorot mata gadis kelahiran 1 Februari 2002 itu terlihat berbeda ketika memasuki Kantor JPRM Biro Pamekasan.

Videa tampak begitu mengagumi setiap sudut ruangan kantor dengan nuansa cat berwarna putih biru itu.

Videa baru menyandang sarjana strata 1 dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) IAIN Madura.

Dia termasuk mahasiswi berprestasi di kampus negeri tersebut. Beberapa prestasi jurnalistik nasional pernah diraihnya.

”Saya dari dulu memang punya keinginan untuk menjadi seorang jurnalis,” katanya mengawali perbincangan.

Awal masuk dunia kampus, Videa mengaku tidak punya bakat menulis. Lambat laun, dia belajar menulis artikel ilmiah.

Beberapa tugas dari dosen mengantarkan dirinya mengenal karya tulis ilmiah seperti makalah dan lain sebagainya.

Anak sulung pasangan suami istri Abdussalam dan Evina itu terus mengasah kemampuannya dalam menulis artikel.

Videa mencoba peruntungan dengan mengikuti kompetisi karya tulis di sejumlah kampus. Bakat menulis itu mulai berkembang saat Videa semester lima.

Alhasil, dia beberapa kali memenangkan kejuaraan nasional di bidang kepenulisan.

Seperti, juara pertama artikel populer yang diselenggarakan BEM FKIP Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang 2022 dan juara kedua artikel ilmiah populer HMJ Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 2022.

Dengan prestasi itu, dara 22 tahun itu membuktikan bahwa orang tuanya tidak salah mengizinkannya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Meskipun, di tengah keterbatasan ekonomi.

Videa mengungkapkan, ayahnya hanya bekerja sebagai penjaga sekolah. Karena itu, dia bersyukur diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

”Saya seorang anak perempuan yang terlahir dari keluarga sederhana dan tidak pernah dimanja dengan harta. Tapi beruntungnya, saya diberi keluarga yang selalu mendidik dengan baik sehingga bisa sampai ke titik ini,” ungkapnya.

SENANG: Wisudawan terbaik prodi HKI IAIN Madura Videa Dewi Saputri menunjukkan ijazah usai diwisuda, Rabu (28/2). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
SENANG: Wisudawan terbaik prodi HKI IAIN Madura Videa Dewi Saputri menunjukkan ijazah usai diwisuda, Rabu (28/2). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

Pascawisuda, dia ingin terjun ke dunia jurnalistik. Menurutnya, seorang wartawan memiliki tantangan tersendiri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Apalagi, jika melihat pengaruh media dalam tatanan pemerintahan atau kehidupan masyarakat.

”Tapi, saya menyadari untuk menjadi seoarang wartawan harus punya skill tertentu. Artinya, tidak hanya cukup modal ingin saja, juga harus diimbangi dengan kemampuan berbicara dan menulis,” tuturnya.

Orang tuanya selalu menjadi support system dirinya dalam meniti kehidupan. Dia ingin menggapai cita-citanya usai tamat sarjana.

”Sekali lagi saya ingin membuktikan bahwa ayah tidak sia-sia menyekolahkan anaknya,” tukasnya. (afg/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#wisudawan terbaik #iain madura #jurnalis #Videa Dewi Saputri #menulis #prodi HKI #prestasi