BRILink Agen Erni Layani 6.000 Transaksi per Bulan, Pendapatan Warung Naik Dua Kali Lipat

Hendriyanto • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 08:44 WIB
Erni menjalankan warung dan BRILink Agen di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Erni menjalankan warung dan BRILink Agen di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

PADANG, RadarMadura.id – Keputusan Erni bergabung sebagai BRILink Agen pada 2015 menjadi titik penting dalam perjalanan usahanya. Berawal dari warung sederhana, kini layanan BRILink Agen miliknya melayani sekitar 6.000 transaksi per bulan sekaligus membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Perjalanan tersebut dimulai ketika akses layanan perbankan belum semudah saat ini. Saat itu, Erni menjalankan warung di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, sementara jarak menuju unit kerja BRI terdekat mencapai belasan kilometer.

Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan transaksi perbankan. Melihat peluang sekaligus kebutuhan warga, Mantri BRI setempat kemudian menawarkan Erni untuk menjadi BRILink Agen dengan menggunakan mesin EDC BRI.

Erni menerima tawaran tersebut karena ingin membantu masyarakat mendapatkan akses transaksi yang lebih dekat. Kehadiran BRILink Agen juga menjadi layanan tambahan yang melengkapi aktivitas warungnya.

Baca Juga: Pamekasan Bakal Jadi Tuan Rumah Apel Akbar Hari Gutu Nasional Jatim

Untuk mengenalkan layanan tersebut, Erni memiliki cara tersendiri, salah satunya membawa mesin EDC ke pengajian mingguan menjelang waktu pembayaran tagihan listrik. Melalui pendekatan langsung tersebut, warga semakin mengenal BRILink Agen dan dapat merasakan kemudahan bertransaksi tanpa harus bepergian jauh.

Perlahan, kepercayaan masyarakat mulai tumbuh. Warga yang sebelumnya ragu kemudian terbiasa memanfaatkan layanan tersebut untuk transfer, membayar tagihan, hingga memenuhi kebutuhan transaksi lainnya.

Konsistensi Erni dalam melayani masyarakat turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi di outletnya. Saat ini, layanan BRILink Agen miliknya menjadi salah satu pilihan warga untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sehari-hari.

“Sekarang rata-rata sekitar 6.000 transaksi per bulan, karena di tempat saya dikasih dua unit mesin EDC oleh BRI Padang. Sebelum jadi agen, pendapatan warung saya sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta per bulan. Setelah jadi BRILink Agen, alhamdulillah pendapatan saya sudah naik dua kali lipat,” tutur Erni.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan momentum Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober menjadi pengingat penting bagi BRI untuk terus memperluas akses layanan keuangan. BRI berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin luas, mudah, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Kecelakaan dan Patah Tulang, Pegawai BPJS Kesehatan Terbantu JKN

“Dalam konteks tersebut, BRILink Agen memiliki peran strategis sebagai perpanjangan layanan BRI yang hadir semakin dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat desa dan berbagai wilayah yang relatif jauh dari kantor bank. Kehadiran BRILink Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan keuangan formal, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal dan membuka peluang pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, semangat Bulan Inklusi Keuangan tidak berhenti pada perluasan akses, tetapi diarahkan untuk menciptakan manfaat ekonomi yang semakin nyata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Dhanny. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
sumatera bri BRILink Agen padang