Demi Layani Nasabah, Mantri BRI Tempuh Laut dan Jalur Terjal di Kepulauan Maluku Utara

Hendriyanto • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:58 WIB
TANTANG OMBAK: Mantri BRI rela menyebrangi lautan demi para nasabah di Ternate.
TANTANG OMBAK: Mantri BRI rela menyebrangi lautan demi para nasabah di Ternate.

TERNATE, RadarMadura.id – Laut menjadi penghubung utama antarpulau di Maluku Utara. Namun, ketika ombak meninggi dan angin bertiup kencang, perjalanan antarpulau dapat terhambat dan kondisi tersebut turut memengaruhi akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Situasi tersebut menjadi bagian dari keseharian Wiranto Jumran, Mantri BRI Unit Bacan, Kantor Cabang Ternate. Ia membina ratusan debitur yang tersebar di 34 desa pada tujuh pulau dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan, petani, dan pedagang kecil.

Dalam menjalankan tugasnya, Wiranto juga melayani masyarakat melalui Teras BRI Kapal Bahtera Seva II. Layanan perbankan terapung tersebut menjangkau pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.

"Saya ingin berkarier di BRI karena ingin terus belajar dan menambah pengalaman di dunia bisnis. Di sisi lain, tanggung jawab serta dukungan keluarga juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjalankan tugas di BRI. Hal yang paling berkesan adalah melihat masyarakat di berbagai pulau menyambut kedatangan Teras BRI Kapal dengan antusias. Masyarakat merasa senang karena layanan perbankan kini hadir lebih dekat, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan tersebut," ujar Wiranto.

Baca Juga: BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Korban Gempa NTT

Hari-hari Wiranto diisi dengan kunjungan ke desa-desa binaannya untuk melayani kebutuhan simpanan dan pinjaman sekaligus mengenalkan berbagai produk BRI kepada masyarakat. Mayoritas nasabah memanfaatkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha sebagai nelayan, petani, maupun pedagang kecil.

Bagi Wiranto, melihat usaha para nasabah berkembang menjadi kebahagiaan tersendiri dalam menjalankan tugas. Ia merasa kehadiran layanan perbankan di wilayah kepulauan dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Namun, tidak semua perjalanan berjalan mulus. Ketika Teras BRI Kapal Bahtera Seva II tidak dapat merapat akibat ombak atau angin kencang, Wiranto bersama tim melanjutkan perjalanan menggunakan perahu karet.

Setelah tiba di daratan, perjalanan terkadang masih berlanjut melalui jalur yang menanjak dan cukup terjal untuk mencapai desa tujuan. Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Wiranto untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan perbankan.

"Bagi saya, tugas sebagai Mantri BRI adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Pengalaman melayani masyarakat di wilayah kepulauan mengajarkan saya untuk selalu memberikan layanan dengan setulus hati dan memberikan yang terbaik. Saya juga menyadari masih banyak masyarakat di desa dan wilayah kepulauan yang harus berjuang hanya untuk mendapatkan layanan perbankan. Karena itu, saya ingin terus menjalankan tugas ini sebaik mungkin agar kehadiran BRI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Wiranto.

Baca Juga: Perkuat Literasi Numerasi Keluarga, Ibu Dasawisma Mawar V Dibekali Smart-Numeracy Kit

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan pengalaman Wiranto mencerminkan komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan hingga wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis. Menurutnya, kehadiran pekerja BRI di lapangan menjadi bagian penting dalam memperluas akses keuangan masyarakat.

"Di balik setiap perjalanan yang ditempuh para pekerja BRI, terdapat semangat untuk memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan keuangan. Bagi BRI, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang," ujar Dhanny. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
ternate maluku utara bri Mantri