Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dari Modal Rp 300 Ribu, IDEacraft Tumbuh Jadi UMKM Dekorasi Rumah Bersama BRI

Hendriyanto • Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:48 WIB
UNIK: Salah satu karya seni dari IDEacraft UMKM asal Semarang Jawa Tengah memiliki nilai pasang yang tinggi.
UNIK: Salah satu karya seni dari IDEacraft UMKM asal Semarang Jawa Tengah memiliki nilai pasang yang tinggi.

SEMARANG, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut dilakukan melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat dukungan tersebut adalah IDEacraft, UMKM dekorasi rumah asal Kota Semarang yang berdiri sejak 2019. Saat ini, produk IDEacraft dipasarkan melalui media sosial, galeri hotel, dan rest area di Jawa Tengah.

Pemilik IDEacraft, Swabawa Arif Wicaksono, menuturkan bahwa usahanya berawal dari keinginan menghadirkan produk dekorasi rumah yang unik dan bernilai jual. Ketertarikannya pada dunia seni menjadi titik awal lahirnya IDEacraft.

“Ide membuat usaha IDEacraft berawal dari hobi melukis dan melihat peluang untuk menciptakan produk dekorasi rumah yang cantik, unik, dan bernilai jual. Usaha ini dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 dan sebuah alat untuk membuat lilin. Dari penjualan produk awal tersebut, keuntungan yang diperoleh terus diputar kembali sebagai modal usaha selama kurang lebih empat tahun,” ujar Swabawa.

Seiring berjalannya waktu, IDEacraft terus mengembangkan ragam produknya. Produk yang dihasilkan antara lain lampu teko, teko lukis batik, toples kue, hingga botol handsoap yang menjadi produk paling diminati pelanggan.

Baca Juga: Kejati Sumsel Tegaskan BRI Bersih dari Aliran Dana Ilegal Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS

Dengan mengedepankan desain yang unik, estetika tinggi, dan harga yang kompetitif, produk IDEacraft kini menjangkau berbagai wilayah di Jawa Tengah. Pada 2022, usaha tersebut juga mulai memperluas jaringan pemasaran melalui komunitas UMKM lokal.

Dalam perjalanan mengembangkan usaha, Swabawa bergabung dengan Rumah BUMN BRI. Berbagai program yang dihadirkan membantu IDEacraft memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Saya memutuskan untuk bergabung karena Rumah BUMN BRI menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan usaha, mulai dari pelatihan, program kurasi melalui BRIncubator, akses pasar melalui galeri Rumah BUMN dan UMKM EXPO(RT), hingga dukungan untuk menghubungkan dengan layanan keuangan seperti BRImo, EDC, QRIS, serta akses pembiayaan KUR maupun kredit komersial,” imbuhnya.

Swabawa menilai pelatihan branding dan digital marketing menjadi program yang paling membantu dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, kurasi produk melalui BRIncubator dan kesempatan mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) turut meningkatkan eksposur produk kepada calon pembeli yang lebih beragam.

Untuk mendukung operasional usaha, IDEacraft memanfaatkan layanan BRImo, QRIS BRI, dan merchant BRI. Layanan tersebut memudahkan transaksi, menghadirkan notifikasi pembayaran secara real-time, serta mempercepat pencairan dana hasil transaksi.

Hingga akhir Maret 2026, BRI telah membina 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah Indonesia. BRI juga telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.

Baca Juga: Dari Peyek Rumahan hingga Tepung Fried Chicken, Jufriyah Kembangkan Usaha Bersama LinkUMKM BRI

Melalui ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi, Rumah BUMN BRI terus membuka akses pembelajaran dan memperluas jejaring usaha. Program tersebut juga menciptakan peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan perjalanan IDEacraft menunjukkan bahwa kreativitas yang dikembangkan secara konsisten dapat menjadi peluang usaha bernilai ekonomi. Menurutnya, kemampuan menghadirkan produk yang unik dan meningkatkan kapasitas usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.

“IDEacraft menunjukkan bahwa kreativitas yang dipadukan dengan ketekunan dapat menghasilkan produk yang unik dan memiliki nilai tambah. Kemampuan memanfaatkan berbagai peluang pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas hingga perluasan akses pasar, menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM. BRI akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pengembangan bisnis, serta mendorong lebih banyak UMKM untuk naik kelas,” pungkas Dhanny. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#kerajinan #bri #umkm #semarang #Pemberdayaan BRI