JAKARTA, RadarMadura.id – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau, keberadaan BRILink Agen menjadi salah satu solusi untuk mendekatkan layanan perbankan hingga ke berbagai wilayah. Kehadirannya juga membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Salah satu kisah sukses BRILink Agen datang dari Darwin Chandra, pengusaha lokal di Jayapura. Ia berhasil mengembangkan kios sederhana miliknya menjadi jaringan layanan BRILink Agen yang dekat dengan kebutuhan transaksi masyarakat.
Darwin menceritakan, lebih dari satu dekade lalu dirinya memulai usaha dari sebuah kios kecil bernama Hari-Hari. Kios tersebut didirikan pada 14 Februari 2011 di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Pada awal berdiri, kios Hari-Hari hanya menjual kebutuhan pokok dengan jumlah dan jenis barang yang terbatas. Meski demikian, Darwin tetap optimistis mengembangkan usahanya secara bertahap.
Baca Juga: BRI Beri Reward Tabungan Emas untuk BRILink Agen yang Sukses Akuisisi Pengguna BRImo
"Saat itu kios hanya menjual kebutuhan sehari-hari dengan jumlah barang yang masih terbatas. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Darwin.
Dengan modal yang sederhana, Darwin membangun usaha sambil menjaga kepercayaan pelanggan. Menurutnya, hubungan baik dengan pelanggan menjadi modal utama dalam mengembangkan bisnis.
Seiring waktu, ia melihat kebutuhan masyarakat terus berkembang. Pelanggan tidak hanya membutuhkan barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga akses layanan keuangan yang mudah dijangkau.
Banyak warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mengakses layanan perbankan. Kondisi tersebut membuka peluang baru bagi Darwin untuk memperluas jenis layanan yang tersedia di kiosnya.
Kesempatan itu datang pada 2017 ketika BRI menawarkan kerja sama agar kios Hari-Hari menjadi BRILink Agen. Darwin melihat peluang tersebut sebagai cara untuk mengembangkan usaha sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan perbankan yang lebih dekat.
Tanpa ragu, ia bergabung sebagai BRILink Agen dan mulai melayani berbagai transaksi keuangan. Layanan yang tersedia meliputi tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga transaksi perbankan lainnya.
Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan usahanya. Hanya dalam waktu tiga bulan setelah bergabung, Darwin berhasil mencapai target transaksi dalam Program Reward BRI dan memperoleh hadiah berupa smartphone.
Baca Juga: SE 2026 Dimulai, BPS Datangi Rumah Wabup Sumenep
Prestasi serupa kembali diraih pada periode berikutnya. Penghargaan tersebut semakin memotivasi Darwin untuk mengembangkan jaringan layanan BRILink Agen.
"Penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi yang cepat, dekat, dan mudah dijangkau. Dari sana, saya semakin yakin untuk mulai memperluas jaringan layanan,” ceritanya.
Memasuki 2023, Darwin mulai mengembangkan usahanya secara lebih agresif. Dalam dua tahun terakhir, kios yang dirintis dari usaha sederhana itu berkembang menjadi lima titik layanan BRILink Agen.
Layanan tersebut tersebar di sejumlah lokasi, antara lain Abepura, Kotaraja, dan Waena. Kehadiran beberapa titik layanan membuat akses transaksi masyarakat menjadi semakin mudah.
Tidak berhenti pada penambahan lokasi, Darwin juga menghadirkan dua unit layanan bergerak menggunakan mobil. Ide tersebut terinspirasi dari konsep layanan jemput bola yang pernah ia lihat di Pulau Jawa.
"Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya dan saya tempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan beberapa titik strategis lainnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah," jelasnya.
Layanan bergerak tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Inovasi itu membantu menjangkau lebih banyak nasabah yang membutuhkan layanan keuangan cepat dan praktis.
Kerja keras dan konsistensinya dalam memberikan pelayanan terbaik akhirnya membuahkan hasil. Pada 2024 dan 2025, Darwin berhasil meraih penghargaan umrah dari BRI setelah menempati peringkat ketujuh nasional sekaligus menjadi BRILink Agen terbaik di Papua.
Prestasi tersebut menunjukkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang dikelolanya juga terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Saya bersyukur atas pencapaian ini. Namun yang paling penting adalah bagaimana usaha yang kami jalankan bisa terus memberikan manfaat, membantu masyarakat bertransaksi dengan mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar. Saat ini, kami melayani sekitar 400 hingga 500 transaksi setiap hari, bahkan beberapa titik layanan beroperasi selama 24 jam," tuturnya.
BRILink Agen yang dikelola Darwin tidak hanya menjadi pusat layanan transaksi keuangan. Usaha tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal di Jayapura.
Saat ini Darwin mempekerjakan 15 karyawan yang tersebar di berbagai titik layanan. Sebanyak 70 persen di antaranya merupakan Orang Asli Papua (OAP) sebagai bentuk komitmennya dalam memberdayakan masyarakat setempat.
Secara terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan BRILink Agen tidak hanya berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan. Kehadirannya juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
“Melalui semangat kewirausahaan, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat, BRILink Agen turut mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai wilayah,” ucapnya.
Hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai 1,18 juta agen. Jaringan tersebut telah menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia atau sekitar 66.450 desa.
Bagi BRI, capaian tersebut menegaskan posisi BRILink Agen sebagai tulang punggung layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa. Kehadiran BRILink juga semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan transaksi perbankan. (*/dry)
Editor : Hendriyanto