Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRImo Dukung QRIS Cross Border di China, Belanja Tanpa Tukar Uang Tunai Jadi Lebih Praktis

Hendriyanto • Senin, 8 Juni 2026 | 19:12 WIB
SIMPEL: Transaksi mudah cukup menggunakan QRIS tidak usah tukar rupiah di China.
SIMPEL: Transaksi mudah cukup menggunakan QRIS tidak usah tukar rupiah di China.

JAKARTA, RadarMadura.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi pembayaran digital lintas negara melalui pengembangan layanan QRIS Cross Border pada super app BRImo yang kini dapat digunakan di China.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan seamless bagi nasabah yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Perluasan layanan tersebut sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke berbagai negara, termasuk China yang menjadi salah satu destinasi favorit pascapandemi.

Kehadiran QRIS Cross Border BRImo diharapkan mampu menjawab kebutuhan transaksi yang lebih praktis tanpa harus membawa uang tunai atau menukarkan mata uang secara fisik.

Melalui fitur QRIS Cross Border di BRImo, nasabah cukup memindai kode QR yang tersedia di merchant lokal di China untuk melakukan pembayaran secara langsung.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Group Bantu Pengusaha Sembako di Semarang Naik Kelas

Sistem akan secara otomatis mengonversi transaksi dari saldo rupiah dengan nilai tukar yang transparan, kompetitif, dan berlangsung secara real-time.

Implementasi QRIS Cross Border di China juga menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap upaya Bank Indonesia dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran lintas negara.

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan digital global.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan pengembangan QRIS Cross Border BRImo di China merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan digital yang mendukung kebutuhan nasabah saat bepergian ke luar negeri.

“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global,” ujarnya.

Baca Juga: TPID Sampang Komitmen Tekan Inflasi, Pantau Harga Sembako di Pasar dan Toko Swalayan

Melalui layanan ini, wisatawan Indonesia dapat melakukan berbagai transaksi di merchant China tanpa perlu membawa uang tunai maupun mencari layanan penukaran valuta asing.

Proses pembayaran cukup dilakukan dengan memindai kode QR menggunakan BRImo, sementara sistem secara otomatis memotong saldo rupiah dan menampilkan rincian transaksi secara transparan.

Selain menawarkan kemudahan, QRIS Cross Border BRImo juga memberikan efisiensi biaya melalui nilai tukar yang kompetitif. Kondisi tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih hemat dan terkontrol selama berada di luar negeri.

Seluruh transaksi yang dilakukan juga tercatat secara real-time di aplikasi BRImo sehingga memudahkan nasabah dalam memantau pengeluaran kapan saja dan di mana saja. Fitur tersebut sekaligus memperkuat aspek keamanan dan kontrol finansial selama bertransaksi di luar negeri.

Sejalan dengan pengembangan layanan digital tersebut, transaksi QRIS BRI terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga Triwulan I 2026, volume transaksi QRIS BRI tercatat mencapai Rp30,5 triliun atau tumbuh 76 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pada periode yang sama, jumlah transaksi QRIS BRI mencapai 253 miliar transaksi atau meningkat 86,7 persen YoY. Sementara itu, volume transaksi melalui super app BRImo tercatat mencapai Rp2.042,2 triliun atau tumbuh 29,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya adopsi layanan digital BRI sekaligus memperkuat posisi BRImo sebagai salah satu platform transaksi digital utama yang mendukung kebutuhan finansial masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#qris cross broder #BRImo #bri #china