Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sukses Desa Pajambon Bangun Ekonomi dari Pertanian hingga Wisata Lewat BRILiaN

Hendriyanto • Rabu, 1 April 2026 | 19:44 WIB
DESA BRILIAN: Desa Pajambon di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berhasil mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan dan pariwisata.
DESA BRILIAN: Desa Pajambon di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berhasil mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan dan pariwisata.

KUNINGAN, RadarMadura.id – Program Desa BRILiaN mendorong transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal yang semakin terasa dampaknya.

Desa Pajambon di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berhasil mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Capaian tersebut mengantarkan Desa Pajambon masuk dalam jajaran desa terbaik Program Desa BRILiaN. Keberhasilan ini menunjukkan pengelolaan potensi lokal yang terarah mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.

Hamparan kebun sayur dan jambu merah menjadi fondasi utama penghidupan masyarakat. Komoditas seperti sayur, jambu merah, kopi, hingga tanaman hias menjadi penggerak utama ekonomi desa.

Seluruh potensi tersebut dikembangkan secara terintegrasi oleh masyarakat. Pengembangan wisata seperti Curug Lembah Cilengkrang dan Agrowisata Pakuon sejak 2022 juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Kepala Desa Pajambon Nani Arinngsih menyampaikan bahwa pendekatan klaster menjadi strategi utama dalam pengembangan desa. Melalui klaster, setiap sektor dapat tumbuh lebih terarah dengan dukungan pemerintah desa.

“Dengan adanya klaster-klaster ini, pemerintah desa memberikan dukungan agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Penguatan klaster memberikan hasil signifikan bagi Desa Pajambon. Desa ini berhasil menembus 40 besar hingga masuk 15 besar nasional dari ribuan peserta Program Desa BRILiaN.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan kawasan desa. Agrowisata Pakuon terus didorong menjadi ikon pertumbuhan ekonomi lokal.

BUMDes menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan usaha secara terintegrasi. Unit usaha yang dikelola meliputi BUMDes Mart, Agrowisata Pakuon, hingga program ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan.

BUMDes juga menghadirkan layanan keuangan melalui BRILink Agen. Layanan ini memperluas akses transaksi masyarakat secara lebih mudah dan efisien.

Komoditas jambu merah menjadi salah satu unggulan desa sejak 2008. Produk tersebut tidak hanya dijual segar, tetapi juga diolah untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar.

Selain itu, klaster peternakan domba berkembang sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat. Klaster kopi Pajambon juga menghasilkan Arabika, Robusta, dan Tuberika yang memperkuat diversifikasi ekonomi desa.

Dukungan alat produksi dan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendorong peningkatan kualitas produk. Hal ini sekaligus meningkatkan daya saing kopi lokal di pasar yang lebih luas.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan komitmen BRI dalam pemberdayaan desa. Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia.

“Desa Pajambon menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui Program Desa BRILiaN, BRI tidak hanya menghadirkan pembiayaan, tetapi juga mendorong pendampingan dan penguatan ekosistem usaha secara menyeluruh. Pendekatan ini memperkuat peran desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Desa Pajambon #jawa barat #Pertanian #kuningan #BRILian