Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta, Nilai Transaksi Capai Rp 7.057 Triliun Sepanjang 2025

Hendriyanto • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:03 WIB

TEKNOLOGI TINGGI: Aplikasi BRImo semakin familiar dan banyak penggunanya.
TEKNOLOGI TINGGI: Aplikasi BRImo semakin familiar dan banyak penggunanya.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital melalui program BRIVolution Reignite. Penguatan ini tercermin dari kinerja Super Apps BRImo yang menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga akhir Desember 2025.

Hingga akhir 2025, jumlah pengguna BRImo mencapai 45,9 juta user atau tumbuh 18,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian tersebut menandakan semakin luasnya adopsi layanan digital BRI untuk mendukung transaksi keuangan harian masyarakat.

Sejalan dengan pertumbuhan pengguna, aktivitas transaksi BRImo juga meningkat secara konsisten sepanjang 2025. Selama periode Januari hingga Desember 2025, BRImo melayani 5,60 miliar transaksi atau tumbuh 29 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi nilai, total transaksi BRImo tercatat mencapai Rp7.057 triliun atau naik 26,1 persen yoy dibandingkan posisi 2024. Kinerja tersebut menegaskan peran BRImo sebagai salah satu kanal utama transaksi ritel BRI yang terus berkembang.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menyatakan, penguatan kinerja BRImo merupakan hasil strategi perusahaan dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi. BRI juga mengoptimalkan mesin transaksi secara terintegrasi di seluruh ekosistem layanan digital.

“BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen,” ujar Saladin.

Baca Juga: Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI

Ia menjelaskan, transformasi digital BRI tidak hanya berfokus pada peningkatan volume transaksi. BRI juga menempatkan kualitas layanan dan keandalan sistem sebagai prioritas utama.

Melalui penguatan arsitektur teknologi dan modernisasi infrastruktur, BRI memastikan layanan digital tetap stabil dan aman. Langkah tersebut dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat secara berkelanjutan.

Peningkatan kinerja BRImo turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI. Pertumbuhan transaksi digital berkontribusi pada penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah atau CASA.

Struktur pendanaan yang semakin solid memberi ruang lebih luas bagi BRI untuk memperbesar penyaluran pembiayaan. Penyaluran tersebut difokuskan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.

Selain sebagai kanal transaksi, BRImo terus dikembangkan menjadi pusat layanan finansial terintegrasi. Penguatan fitur dan sistem dilakukan secara berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.

Baca Juga: Perkuat Investasi Daerah, BRI Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM

BRI juga memastikan aspek keamanan dan keandalan tetap menjadi fokus utama dalam pengembangan layanan digital. Dengan strategi tersebut, BRImo diharapkan terus menjadi penggerak utama transformasi digital BRI. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#digital #BRImo #bri