SAMPANG, RadarMadura.id - Fidi Geprek memiliki jargon rasanya bikin nagih. Tidak hanya itu, brand lokal ayam goreng krispi ini juga menyediakan banyak varian sambal. Yakni sambal geprek, matah, terasi, pencit, dan ala Richeese.
Owner Fidi Geprek Paidi menyampaikan, pihaknya fokus menjual ayam krispi pada awal merintis usaha pada 2017. Lalu, muncul tren usaha ayam geprek. Dia juga mengikuti tren tersebut sehingga menambah varian menu.
”Penggunaan nama brand Fidi Geprek itu juga karena mengikuti tren. Alhamdulillah, banyak yang suka,” ujarnya.
Paidi mengutarakan, pihaknya tidak sembarang dalam menambah menu baru. Jika rasanya tidak pas, tidak akan dilanjutkan. Termasuk dalam meracik sambal matah, terasi, pencit, dan sambal ala Richeese.
”Saya menambah varian sambal tidak hanya mengikuti tren, tapi juga harus enak,” paparnya.
Ayam Utuh Paling Favorit
Tidak hanya menyediakan ayam potongan, Fidi Geprek juga melengkapi daftar menu dengan tiga varian ayam utuh. Yakni varian original, spicy, dan ala Richeese. Menu ayam utuh juga banyak diminati masyarakat, bahkan jadi pilihan favorit.
Paidi menyebut, peminat ayam utuh Fidi Geprek bukan hanya masyarakat Sampang. Banyak juga konsumen dari Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep. Selain tepungnya yang gurih, racikan bumbu marinasi juga meresap hingga ke dalam daging.
Dia menceritakan bahwa pernah menerima pesanan ayam utuh dari Kota Salak. Pelanggan Fidi Geprek rela menanggung ongkos kirim (ongkir) agar bisa merasakan sensasi ayam utuh. ”Alhamdulillah, peminat varian ayam utuh juga banyak,” tuturnya.
Musowwimah, warga Desa Taman Sare, Sampang, mengaku hampir semua varian menu Fidi Geprek sudah dirasakan. Baik ayam geprek maupun ayam utuh. Menurutnya, rasanya enak dan gurih.
”Sebelumnya, saya biasa makan ayam geprek merek lain. Tapi setelah tahu rasa ayam Fidi Geprek, saya jadi langganan,” tukasnya. (bil)
Editor : Amin Basiri