Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Waspada Penipuan Saat Nataru, BRI Bagikan Tips Aman Bertransaksi Perbankan

Hendriyanto • Rabu, 24 Desember 2025 | 04:38 WIB

WASPADA: Para nasabah BRI harus berhati-hati saat menerima link yang mengatasnamakan BRI.
WASPADA: Para nasabah BRI harus berhati-hati saat menerima link yang mengatasnamakan BRI.

JAKARTA, RadarMadura.id — Memasuki libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan perbankan. Peningkatan mobilitas dan transaksi selama periode libur panjang dinilai rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital.

Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama libur Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119 juta orang atau setara 42,6 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut turut mendorong lonjakan transaksi tunai maupun non-tunai melalui berbagai kanal layanan perbankan.

Mengantisipasi hal tersebut, BRI memastikan seluruh infrastruktur dan sistem layanan transaksi berada dalam kondisi optimal. Saat ini, BRI mengoperasikan lebih dari 19.600 unit ATM dan CRM yang didukung sekitar 1,19 juta AgenBRILink, lebih dari 284 ribu EDC merchant, jutaan akseptasi QRIS, serta kartu uang elektronik BRIZZI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Information Technology (IT) BRI Saladin D. Effendi menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur tersebut diimbangi dengan penguatan sistem keamanan transaksi. Menurutnya, aspek keamanan menjadi prioritas utama, terutama pada momentum libur panjang seperti Nataru.

“Pada periode Nataru, aktivitas transaksi perbankan cenderung meningkat signifikan. Oleh karena itu, BRI tidak hanya memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem IT dengan target success rate transaksi hingga 99,9%, tetapi juga terus mengedukasi nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan,” ujar Saladin.

Baca Juga: BRI Bersama Danantara Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Ia menjelaskan bahwa langkah utama yang harus dilakukan nasabah adalah menjaga kerahasiaan data perbankan. BRI menegaskan tidak pernah meminta data sensitif seperti PIN, password, One Time Password (OTP), maupun kode verifikasi melalui telepon, pesan singkat, email, atau media sosial.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan BRI dan meminta data rahasia, dapat dipastikan itu adalah penipuan. Kami mengimbau nasabah untuk tidak merespons dan segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BRI,” tegasnya.

Selain itu, nasabah juga diminta untuk selalu bertransaksi melalui kanal resmi BRI. Penggunaan aplikasi BRImo sebaiknya dilakukan dengan mengunduh melalui platform resmi, serta memanfaatkan ATM, CRM, dan AgenBRILink yang terpercaya.
BRI juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari penggunaan jaringan internet publik yang tidak aman saat melakukan transaksi digital. Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko kebocoran data dan penyalahgunaan informasi pribadi.

Saladin menambahkan, pengecekan transaksi secara berkala juga menjadi langkah preventif yang penting. Dengan mengaktifkan notifikasi transaksi dan rutin memantau mutasi rekening, nasabah dapat lebih cepat mendeteksi transaksi yang tidak dikenali.

Baca Juga: BRI Terjunkan 1.066 Relawan, Perkuat Pemulihan Bencana Sumatera Bersama BUMN Peduli

“Nasabah perlu mewaspadai berbagai modus penipuan yang kerap muncul saat Nataru, seperti penawaran hadiah palsu, promo fiktif, pembayaran pajak hingga tautan mencurigakan yang menyerupai situs resmi. Masyarakat juga kami imbau berhati-hati apabila menggunakan jaringan publik atau koneksi WiFi di tempat umum,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan nasabah, BRI juga memperkuat layanan pengaduan selama periode Nataru. Penguatan tim complaint handling dilakukan agar setiap laporan dapat ditangani secara cepat dan sesuai dengan standar service level agreement (SLA) yang berlaku.

Dengan kesiapan infrastruktur layanan, sistem keamanan yang andal, serta peran aktif nasabah dalam menjaga data pribadi, BRI optimistis dapat menghadirkan layanan perbankan yang aman dan nyaman selama libur Natal dan Tahun Baru. BRI mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan bertransaksi secara bijak agar momen Nataru dapat dinikmati dengan tenang dan aman. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Pelayanan #bri #nataru #natal dan tahun baru