Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

AgenBRILink di Riau Permudah Transaksi Warga Lewat Layanan Jemput Bola

Hendriyanto • Sabtu, 22 November 2025 | 17:14 WIB

JEMPUT BOLA: Petugas BRIlink melakukan pelayanan kepada pelaku UMKM di wilayah Riau.
JEMPUT BOLA: Petugas BRIlink melakukan pelayanan kepada pelaku UMKM di wilayah Riau.

RIAU, RadarMadura.id – Inovasi layanan keuangan tidak selalu bermula dari pusat kota. Di Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, kemudahan akses perbankan justru dihadirkan oleh Tri Wenita, pemilik AgenBRILink “Mulia Motor”. Melalui pendekatan sederhana dan dekat dengan masyarakat, Wenny mampu menjawab kebutuhan transaksi warga desa secara praktis.

Wenny bercerita bahwa nama “Mulia Motor” berasal dari usaha awalnya di bidang ekspedisi dan bengkel kecil. Ia mengingat banyak pelanggan ekspedisi yang ingin membayar paket namun tidak membawa uang tunai dan hanya membawa kartu ATM.

Situasi itu membuka peluang bagi Wenny untuk menyediakan layanan tarik tunai dan isi saldo rekening. Dari kebutuhan kecil itu, permintaan transaksi bertambah dan membuatnya semakin yakin untuk memfokuskan usaha sebagai AgenBRILink.

Saat ini, gerainya melayani berbagai kebutuhan warga, mulai dari menabung, transfer uang, hingga pembayaran aneka tagihan. Mayoritas nasabahnya merupakan pelaku usaha sawit, kelapa, dan pinang yang rutin bertransaksi setiap hari.

Seiring meningkatnya kebutuhan layanan, Wenny tidak hanya menunggu pelanggan datang. Ia menerapkan layanan jemput bola dengan mendatangi pelanggan untuk membantu mereka menyetorkan uang hasil usaha tanpa harus meninggalkan tempat kerja.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp 147,2 Triliun ke 3,2 Juta UMKM, Dukung Asta Cita dan Ekonomi Inklusif

“Untuk nasabah tertentu, kami layani dengan sistem jemput bola. Misalnya toko-toko sembako yang ingin setor uang hasil penjualan. Jadi mereka tidak perlu meninggalkan toko untuk datang ke tempat kami. Ini juga kita lakukan untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga sekitar,” ujarnya.

Upaya yang ia lakukan membuat AgenBRILink “Mulia Motor” semakin dikenal. Usaha yang awalnya ia jalankan seorang diri kini berkembang dan mampu membuka cabang tambahan serta memberdayakan warga sekitar sebagai karyawan.

Kehadiran layanan ini memperlihatkan besarnya dampak AgenBRILink bagi masyarakat desa. Dengan hadirnya agen di lokasi yang dekat dengan warga, akses perbankan menjadi lebih mudah, cepat, dan terjangkau.

Selain membantu kelancaran transaksi harian, agen juga berperan memperkuat literasi keuangan masyarakat. Akses layanan yang dekat dan aman membuat warga semakin terbiasa melakukan transaksi non-tunai.

Secara terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan komitmen perseroan dalam memperluas inklusi keuangan melalui jaringan agen. Ia menekankan bahwa keberadaan AgenBRILink turut menciptakan ekonomi berbagi yang memberi manfaat langsung pada masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Daerah, BRI Dukung Bazaar UMKM Jelajah Kuliner Indonesia 2025 di Medan

“Hingga akhir September 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 17,8% secara YoY. Agen-agen tersebut tersebar di 66 ribu desa, menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri,” ungkapnya.

Dari sisi transaksi, jaringan AgenBRILink mencatatkan volume sebesar Rp1.293,5 triliun atau tumbuh 10,6% yoy. Angka tersebut menunjukkan semakin vitalnya peran agen dalam memberi akses layanan keuangan formal kepada masyarakat.

Kisah Wenny menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif lokal dapat memperkuat ekosistem ekonomi desa. Melalui pendekatan yang dekat dengan warga dan layanan yang terus ditingkatkan, AgenBRILink berkontribusi besar dalam mendorong aktivitas ekonomi di daerah. (dry)

Editor : Hendriyanto
#AgenBRILink #Pasar Tradisiona #dukung ekonomi kerakyatan #riau