Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Dukung UMKM Healthcare Mambucha, Siap Ekspansi Skincare Fermentasi ke Mancanegara

Hendriyanto • Rabu, 10 September 2025 | 16:49 WIB

UNTUK KECANTIKAN: Produksi Mambucha mencapai 8.000 liter yang dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia.
UNTUK KECANTIKAN: Produksi Mambucha mencapai 8.000 liter yang dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia.

JAKARTA, RadarMadura.id – Keluhan kesehatan yang dialami sejak remaja menjadi titik balik bagi Anita Hartono untuk memahami pentingnya menjaga imun tubuh. Dari situ, ia mulai menekuni cara menjaga keseimbangan bakteri baik melalui pola hidup sehat.

Pencariannya membawanya pada kombucha, minuman fermentasi teh kaya probiotik dan antioksidan. Awalnya hanya dikonsumsi untuk kebutuhan pribadi, lalu berkembang menjadi bisnis dengan merek Mambucha, yang kini mengantongi sertifikasi BPOM dan Halal Indonesia.

Selama 25 tahun, Anita mengandalkan obat untuk mengatasi masalah pencernaan. Pada 2021, seorang teman menyarankan ia beralih ke kombucha untuk mengurangi ketergantungan obat.

“Awalnya, aku coba-coba, dan ternyata hasilnya sangat berkhasiat, rasanya pun nikmat. Dari tahun itu juga, aku ingin banyak orang juga merasakan manfaat dari kombucha,” ucap Anita.

Kombucha sendiri merupakan minuman fermentasi tradisional yang sudah dikenal lebih dari 2.000 tahun lalu. Terbuat dari larutan teh hijau dan teh hitam yang difermentasi dengan bakteri serta ragi, kombucha kaya akan probiotik dan antioksidan.

Baca Juga: Semester I 2025, Transaksi Merchant BRI Tembus Rp105,5 Triliun lewat Inovasi QRIS

Menurut Anita, kualitas kombucha hanya dapat dihasilkan dari proses produksi yang dijalankan dengan integritas. “Setiap botol kombucha yang baik dimulai dari niat menghadirkan kebaikan alami secara konsisten dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Konsistensi menjaga kualitas membuat produk Mambucha semakin dipercaya konsumen. Permintaan pasar meningkat sehingga kapasitas produksi ditambah dan kini didukung lebih dari 40 tenaga kerja.

Dalam sebulan, produksi Mambucha mencapai 8.000 liter yang dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia. Namun, karena masa simpan hanya sebulan, produk ini belum bisa diekspor langsung.

Sebagai solusi, Anita mengembangkan lini skincare alami berbasis fermentasi kombucha. Produk ini ditargetkan masuk pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Jepang.

“Saat ini memang kami belum bisa ekspor kombucha karena masa simpannya hanya satu bulan. Tapi melalui skincare ini, kami melihat potensi lebih besar untuk menembus pasar internasional,” jelas Anita.

Baca Juga: BRI Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2025 atas Konsistensi Pemberdayaan UMKM

Perjalanan bisnis Mambucha yang dimulai dari dapur rumah kini bertransformasi ke rumah produksi modern. Perkembangan ini tak lepas dari dukungan program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) dari BRI.

Melalui PMB, Anita mendapat mentor, ilmu, dan jejaring bisnis yang relevan. Ia bahkan meraih penghargaan Best of the Best kategori Healthcare/Wellness pada 2024.

“Saat itu, kondisi bisnis saya masih di usia tiga tahun. Saya ikut PMB bukan karena mengejar hadiah, tapi karena ingin belajar lebih banyak, mencari mentor, dan memperluas wawasan,” tuturnya.

Anita mengaku sesi mentoring bersama praktisi bisnis dan investor memberi dorongan besar. “Di PMB, kami didorong untuk bermimpi besar. Bahwa UMKM pun bisa menjadi bisnis yang mengubah dunia,” kenangnya.

Baca Juga: SMAN 4 Pamekasan Gelar HUT Ke-54, Momentum Gali Potensi dan Prestasi

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa BRI terus berkomitmen mendukung UMKM melalui pembiayaan, pelatihan, pendampingan, serta akses pasar.

“Kami ingin memastikan UMKM seperti Mambucha tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan global,” ujarnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#skincare #bri #umkm #pengusaha muda #BRILian