Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kisah Tommy Wavolta, Pengusaha Pakan Ternak Ponorogo yang Sukses Berkat KUR BRI

Hendriyanto • Minggu, 3 Agustus 2025 | 16:54 WIB

SUKSES: Tommy Wavolta  peternak dari Ponorogo, Jawa Timur yang sukses berkat KUR BRI.
SUKSES: Tommy Wavolta peternak dari Ponorogo, Jawa Timur yang sukses berkat KUR BRI.

PONOROGO, RadarMadura.id - Modal terbatas tidak menghentikan langkah Tommy Wavolta dari Ponorogo, Jawa Timur untuk memulai usaha. Berkat Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, ia kini mengembangkan usaha pakan ternak Dara Farm hingga dikenal di luar daerah.

Bersama istrinya, Dwi Eli Ernawati, Tommy memimpin Dara Farm yang menyuplai pakan untuk peternak di Ponorogo, Madiun, dan Pacitan. “Waktu awal saya benar-benar nggak punya modal. Padahal kepengin punya usaha sendiri, hingga akhirnya saya diperkenalkan dengan KUR BRI,” kenangnya.

Tommy memulai usahanya pada 2018 dengan gas elpiji dan peternakan ayam jawa super. Pada 2021, ia beralih ke peternakan kambing, dimulai dari empat ekor hingga kini hampir 60 ekor.

“Pelihara kambing makin banyak, pakan makin susah. Jadi saya kepikiran bikin pakan sendiri,” ujarnya.

Baca Juga: UMKM Aiko Maju di Sitaro Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis Berkat KUR BRI

Tommy memanfaatkan limbah industri pangan sebagai bahan pakan, seperti onggok dari Lampung hingga 70 ton per bulan dan ampas tahu dari Bekasi sekitar 25 ton per bulan. “Sekali datangkan onggok dari Lampung bisa sampai 35 ton, dan dalam sebulan dua kali pengiriman. Ampas tahu juga sebulan sampai 25 ton,” kata Dwi Eli.

Selain itu, ia mendatangkan bahan tambahan dari Jawa Timur sekitar 20 ton per bulan. Produksi pakan Dara Farm mencapai 15 ton per bulan dengan dua karyawan tetap dan tenaga lepas saat volume meningkat.

Usaha ini juga memproduksi hijauan seperti rumput gajah, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri tetapi juga dijual ke peternak sekitar Ponorogo. Dara Farm tumbuh menjadi usaha terpadu berbasis potensi lokal dan limbah pangan luar daerah.

Menurut Tommy, KUR BRI menjadi kunci keberhasilan. “Tanpa KUR BRI, saya mungkin tidak bisa memulai usaha. Pinjaman itu yang membantu saya berani melangkah,” tuturnya.

Baca Juga: BRI Dorong 12,9 Juta UMKM Naik Kelas Lewat Platform Digital LinkUMKM

Ke depan, Tommy bercita-cita memiliki pabrik pakan ternak dengan merek sendiri. “Saya ingin punya brand pakan sendiri. Biar produk Dara Farm makin dikenal,” katanya penuh semangat.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, penyaluran KUR BRI merupakan bagian dari komitmen mendukung Asta Cita dan memperkuat ekonomi nasional. “Dengan semakin luas akses pembiayaan melalui KUR, semakin banyak pelaku usaha yang dapat bertumbuh, berkembang, dan berkontribusi lebih besar dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional,” jelasnya.

Hingga Triwulan II 2025, BRI telah menyalurkan KUR Rp 83,88 triliun atau 47,93% dari alokasi Rp 175 triliun tahun ini. Penyaluran ini tetap menjaga kualitas pembiayaan dan mendorong UMKM memperkuat kapasitas usaha di berbagai sektor. (dry)

 

Editor : Hendriyanto
#pakan ternak #bri #peternakan #KUR BRI #ponorogo