Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jeruk Siam Ikon Buah Khas Pamekasan

Hera Marylia Damayanti • Senin, 27 November 2023 | 03:38 WIB
MELIMPAH: Moh. Hatam menunjukkan buah jeruk yang akan dijual kepada pengepul di Desa Panaguan, Larangan, Pamekasan, Sabtu (28/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
MELIMPAH: Moh. Hatam menunjukkan buah jeruk yang akan dijual kepada pengepul di Desa Panaguan, Larangan, Pamekasan, Sabtu (28/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan mencatat, buah jeruk siam menjadi ikon buah khas daerah. Khususnya di Kecamatan Larangan. Di kecamatan timur kota ini, jeruk siam menjadi sumber pendapatan selain padi dan jagung.

Penyuluh Pertanian Lapangan DKPP Pamekasan Didik Haryono mengatakan, penghasil jeruk siam hanya di satu kecamatan, yakni di Kecamatan Larangan. Pada satu kecamatan yang menaungi 14 desa itu, terdapat tiga desa penghasil jeruk siam produktif. ”Di antaranya, Desa Penaguan, Montok, Taraban, dan Duko Timur,” ujarnya.

Menurut dia, tanaman jeruk siam juga bisa ditanam di desa dan kecamatan lain. Namun, mayoritas yang hasilnya bagus dan banyak penghasil jeruk siam, yakni di tiga desa tersebut. ”Karena tekstur tanah dan cuaca hanya di Kecamatan Larangan yang cocok untuk ditanami jeruk itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sejak 1982, tiga desa tersebut menjadi penghasil utama jeruk siam. Namun, beberapa tahun lalu, tanah terkena hama dan terkontaminasi zat yang kurang baik. Karena itu, diimbau untuk diistirahatkan agar tidak ditanami jeruk terlebih dahulu. ”Baru dua tahun terakhir ini sudah ditanami kembali dan mulai produktif,” ujarnya.

RANUM: Buah jeruk milik Moh. Hatam di lahan perkebunan Desa Panaguan, Larangan, Pamekasan. (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
RANUM: Buah jeruk milik Moh. Hatam di lahan perkebunan Desa Panaguan, Larangan, Pamekasan. (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

Sebenarnya buah jeruk di Pamekasan yang ditanam petani dari dulu ada tiga jenis. Selain jeruk siam, ada jeruk keprok dan krongong. ”Namun, kebanyakan memang petani menanam yang jenis siam,” ujarnya.

Didik menambahkan, untuk mendorong ikon buah khas Pamekasan itu tetap lestari, pihaknya telah melakukan beberapa upaya. Di antaranya, saat ini tidak hanya dijual buahnya, tetapi juga sudah dijadikan olahan.

”Seperti dibuat minuman jeruk, sirup, dodol jeruk, dan aneka kue,” ujarnya.

Selain itu, mengonsumsi jeruk juga bagus untuk kesehatan badan. Sebab, buah jeruk kaya akan vitamin C. ”Misalnya, dapat dimanfaatkan untuk melancarkan pencernaan, kekebalan tubuh, dan antioksidan,” jelasnya. (bai/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Jeruk Siam #pamekasan #buah #jeruk