SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Nama Edi Sixam sudah tidak asing lagi bagi warga Sumenep. Sebab, warga Perumahan Pendopo Agung Residence, Desa/Kecamatan Batuan, itu sudah puluhan tahun menggeluti usaha pangkas rambut.
Rata-rata pelanggannya adalah pejabat di Kota Keris. Bahkan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsujudo juga menjadi pelanggan Edi Sixam.
Begitu juga dengan mantan Bupati Sungkono. Termasuk sejumlah artis di tanah air.
Edi Sixam mengatakan, pada 1981 semula dirinya merantau ke Jakarta. Sejak 1988 sampai 2012 bekerja di sejumlah salon. ”Saat itu saya belajar cara memotong rambut yang bagus dengan berbagai model,” katanya.
Saat itu banyak artis yang berlangganan kepada Edi Sixam. Salah satunya adalah almarhum Ustad Jefri Al Buchori.
”Ayu Ashari dan gitaris Ungu Band yaitu Franco Wellyjat Medjaya Kusumah alias Enda juga pernah saya potong rambutnya,” katanya.
Laki-laki berusia 50 tahun itu, menyampaikan, pada 2013 dia memilih pulang kampung ke Sumenep.
Hal itu dilakukan untuk membuka usaha pangkas rambut di tanah kelahirannya. Saat itu dia membuka usaha potong rambut di Pasar Bangkal.
”Itu berlangsung hingga belasan tahun. Kemudian, saya pindah ke Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Sekarang saya memilih buka di rumah di Perum Pendopo Agung Residence Batuan,” ucap Edi Sixam.
Pria yang memiliki nama asli Edi Supriharjo ini mengungkapkan, meski letak usahanya berada di area perumahan, tetap banyak pelanggannya.
Setiap hari terdapat lima sampai delapan orang yang pangkas rambut. Jika mendekati momen Lebaran bisa sampai 30 orang per hari. ”Saya buka sampai malam,” ujarnya.
Edi Sixam menerangkan, penghasilannya setiap hari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
”Tarif yang saya patok memang bervariasi. Untuk pria Rp 30 ribu, pelajar Rp 24 ribu, dan perempuan wanita Rp 40 ribu,” imbuh pria kelahiran Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, itu. (iqb/yan)
Editor : Abdul Basri