Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

[HOAKS] Fenomena Alam Terlihat Dua Bulan Kembar di Langit Papua

Hendriyanto • Minggu, 28 April 2024 | 22:02 WIB
TIDAK BENAR: Screenshot video yang memperlihatkan dua bulan di langit Distrik Hingk, Papua.
TIDAK BENAR: Screenshot video yang memperlihatkan dua bulan di langit Distrik Hingk, Papua.

PAPUA, RadarMadura.id - Beredar video yang menyebutkan terjadi penempakan dua bulan saat malam hari di Papua. Video tersebut di unggah oleh akun Tiktok “JES” dan diposting ulang oleh Said Faizan Alhamid.

Diterangkan, fenomena aneh penampakan dua bulan muncul bersamaan itu diambil dari lokasi Kampung Penibut, Distrik Hingk, Kabupaten Pengaf, Papua Barat pada 26 April 2024.

Suara di dalam video tersebut dengan aksen dan logat orang Papua. Diperlihatkan jika ada dua bulan yang muncul diatas dan di bawah. Untuk mengetahui kebenaran informasi ini, RadarMadura.id melakukan pengecekan.

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan unggahan video ditemukan video yang sama di dua akun berbeda dengan penambahan teks di dalam video yang juga berbeda. Di akun ‘JES’ dituliskan: “Malam ini Sabtu 26 april 2024, telah terjadi di langit papua barat tepatnya di kampung pinibut distrik hing kab pegaf”.

Sedangkan di akun ‘Said Faizan Alhami’ disebutkan “fenomina malam ini 26 april 2024 di pagunungan arfak, Manokwari papua barat”. Berdasarkan pencarian Google Map, Kampung Penibut berada di Distrik Hingk, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Untuk mengecek keaslian video tersebut kami menelusuri melalui potongan foto melalui Google Lens. Hasilnya tidak menemukan video yang sama dengan di unggahan akun lain. Untuk melihat manipulasi video itu juga susah karena videonya gelap.

Akan tetapi dari beberapa sumber literatur yang kami cari tidak ada informasi yang menyebutkan ada penampakan dua bulan di Papua. Sejumlah situs berita nasional juga tidak ada yang memberitakan. Sehingga patut dicurigai klaim video tersebut hoaks atau tidak benar.

Hal itu diperkuat oleh sejumlah narasumber yang pernah berkomentar tentang fenomena bulan kembar. Salah satunya menurut Kepala Planetarium Taman Ismail Marzuki, Eko Wibowo yang dikutip dari sindonews.com. Menurut Eko fenomena bulan kembar itu hoaks.

Hal itu merujuk pada kejadian yang sempat viral 2016 tentang kemungkinan planet Mars bisa berdekatan dengan bumi sehingga terlihat seperti bulan kembar. Menurutnya, semua planet itu berjalan melalui garis edarnya.

”Memang ada jarak terdekat tapi jarak terdekat itu kan sepersekian tahun cahanya, bukan mil,” terangnya.

Jadi, fenomena bulan kembar itu tidak sama ukurannya. Pasti tidak akan ada planet yang terlihat sama seperti cahayanya bulan. Planet dilihat dari bumi sama seperti melihat bintang yang ukurannya lebih besar sedikit.

”Saya tegaskan itu hoaks. Selama ini saya tidak pernah mendengar ada fenomena bulan kembar. Melihatnya juga apalagi,”pungkas Eko.

KESIMPULAN

Klaim video tentang adanya fenomena bulan kembar di Papua itu hoaks. Dari tampilan video di dua akun Tiktok diatas dimungkinkan video manipulasi dengan memanfaatkan pantulan cahaya bulan. Sehingga seolah-olah kelihatan ada dua bulan.

Referensi

https://metro.sindonews.com/berita/1135100/170/kabar-fenomena-bulan-kembar-terlihat-malam-ini-hoax

 

Editor : Hendriyanto
#tiktok #cek fakta #papua #fenomena #dua bulan #hoaks