Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Membangun Kepercayaan

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB
R. Harisandi Savari, anggota DPRD Jatim/Mantan Jurnalis Jawa Pos Radar Madura
R. Harisandi Savari, anggota DPRD Jatim/Mantan Jurnalis Jawa Pos Radar Madura

Oleh R. Harisandi Savari

 

Dulu saya mencatat aspirasi masyarakat melalui pena. Kini, memiliki kesempatan untuk ikut memperjuangkannya melalui ruang pengabdian yang berbeda.

............

SELAMAT pagi, pembaca setia Jawa Pos Radar Madura. Sebelumnya, saya ingin mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Ke-27 Jawa Pos Radar Madura. Semoga tetap menjadi pilihan masyarakat Madura. Terus memperluas jangkauan, dan menghadirkan inovasi-inovasi baru di tengah perubahan zaman.

Pada momentum istimewa ini, izinkan saya berbagi sedikit cerita tentang perjalanan hidup. Sebuah perjalanan sederhana yang tidak selalu mudah. Ada perjuangan, kesabaran, doa, serta dukungan dari banyak orang yang hadir dan ikut mewarnai setiap langkah.

Setiap perjalanan hidup selalu menyimpan cerita dan hikmah. Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya. Langkah yang dulu dimulai dari ruang redaksi sebagai seorang jurnalis, membawa saya ke gedung parlemen untuk ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Berbekal Laptop Rusak dan Sebuah Printer Lutfiadi Kini Miliki Empat Usaha

Saya mengawali kiprah di Pamekasan sebagai bagian dari keluarga besar Jawa Pos Radar Madura. Dunia jurnalistik menjadi sekolah kehidupan yang sangat berharga. Dari profesi inilah saya belajar banyak hal. Mulai dari memahami persoalan masyarakat, mendengar suara mereka, membangun komunikasi, hingga menjaga kepercayaan.

Sebagai wartawan, saya berkesempatan bertemu dengan banyak tokoh dan melihat langsung berbagai dinamika kehidupan masyarakat. Dari sana saya memahami bahwa setiap persoalan selalu membutuhkan solusi. Setiap tantangan selalu menghadirkan peluang bagi mereka yang mau berusaha.

Perjalanan kemudian membawa saya pada fase baru ketika mendapat amanah menjadi asisten pribadi Bupati Pamekasan periode 2009–2014. Pengalaman tersebut membuka wawasan saya tentang bagaimana proses pemerintahan berjalan. Bagaimana sebuah kebijakan dirumuskan, serta bagaimana keputusan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan bekal pendidikan teknik, saya kemudian memberanikan diri menekuni dunia properti melalui Charis Group. Dunia yang berbeda dari jurnalistik. Tetapi, memiliki satu kesamaan: sama-sama dibangun di atas kepercayaan.

Bagi saya, bisnis bukan sekadar membangun gedung atau hunian. Lebih dari itu, bisnis adalah tentang membangun hubungan, menciptakan peluang, dan memberikan manfaat. Di balik setiap bangunan yang berdiri, ada harapan agar semakin banyak orang mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Baca Juga: SKK Migas–MedcoEnergi Gandeng Wartawan Sampang Perkuat Literasi Industri Hulu Migas

Kepercayaan masyarakat dan perjalanan panjang di dunia usaha kemudian melahirkan hal positif. Saya mendapat amanah sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Pamekasan periode 2021–2026.

Amanah tersebut tentu bukan sekadar kebanggaan, tetapi tanggung jawab besar. Saya berupaya menghadirkan berbagai terobosan, membangun kolaborasi, serta memperkuat iklim usaha. Tujuannya, agar para pelaku ekonomi daerah mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Berbagai penghargaan yang saya terima. Seperti Platinum Professional & Leadership Winner 2022 dari Indonesia Achievement Magazine serta penghargaan Tokoh Pejabat Publik Terpopuler Nomor 1 se-Madura dalam Madura Awards 2022. Itu menjadi penyemangat untuk terus berbuat dan memberikan yang terbaik.

Selain dunia usaha, saya juga berusaha aktif dalam berbagai organisasi. Saya dipercaya menjadi Wakil Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Pamekasan pada 2021. Kemudian mendapat amanah sebagai Dewan Kehormatan PGMNI Jawa Timur pada 2023. Terakhir, saya dipercaya menjadi Dewan Pakar MAKN (Majelis Adat Kerajaan Nusantara) 2026 yang merupakan tempat berkumpulnya raja dan kerajaan resmi se-Indonesia.

Baca Juga: Somber Rajeh Jadi Magnet Wisata Alam di Sumenep, Ratusan Pengunjung Padati Destinasi Favorit Setiap Akhir Pekan

Jika hari ini saya menoleh kembali perjalanan yang telah dilalui, saya menyadari bahwa setiap fase memiliki arti. Menjadi wartawan mengajarkan saya untuk mendengar suara masyarakat. Di gedung parlemen menyuarakan aspirasi masyarakat.

Sampai detik ini, saya belum menemukan perbedaan itu. Karena sejatinya menjadi wartawan dan anggota dewan memiliki kesamaan tujuan, mengabdi kepada kepentingan publik. Keduanya bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi bertemu pada satu titik: memastikan suara rakyat didengar dan kepentingan masyarakat diperjuangkan.

Karena itu, hubungan antara jurnalis dan dewan bukanlah hubungan yang saling berhadapan, melainkan saling melengkapi. Kritik yang disampaikan media menjadi bahan evaluasi bagi dewan, sedangkan keterbukaan dewan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana amanah rakyat dijalankan.

Demokrasi akan tumbuh sehat apabila jurnalis tetap independen dalam menyampaikan kebenaran dan dewan tetap terbuka terhadap kritik serta konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat. Keduanya memiliki tanggung jawab moral yang sama: menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Pada akhirnya, jurnalis menulis sejarah hari ini, sementara dewan membentuk arah kebijakan untuk masa depan. Ketika keduanya bersinergi dengan tetap menjaga integritas masing-masing, maka yang paling diuntungkan adalah rakyat.

Dulu saya mencatat aspirasi masyarakat melalui pena. Kini, saya memiliki kesempatan untuk ikut memperjuangkannya melalui ruang pengabdian yang berbeda. Yakni, melalui palu dan suara di gedung DPRD Jatim. (*/han)
*)Anggota DPRD Jatim/Mantan Jurnalis JPRM

Editor : Hera Marylia Damayanti
kepercayaan jurnalis dewan kolaborasi media