Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Harapan Baru

Dafir. • Kamis, 11 September 2025 | 09:03 WIB

 

Photo
Photo

OLEH: Dafir Falah

DI BALIK gerak pembangunan Sumenep yang kian dinamis, berdirilah sosok yang tenang namun sarat gagasan. Dia adalah Arif Firmanto-Kepala Bappeda Sumenep.

Dia bukan sekadar birokrat yang larut dalam rutinitas, melainkan pemimpin yang menjadikan ilmu, inovasi, dan kepedulian sebagai kompas perjalanannya.

Bagi dia. Pembangunan bukanlah angka kering di atas kertas, melainkan dorongan kehidupan yang harus berpihak kepada manusia.

Dia juga hadir bukan sebagai penguasa meja rapat, melainkan jembatan yang menghubungkan suara rakyat kecil dengan arah kebijakan daerah. Di setiap Musrenbang, dia membuka pintu lebar-lebar bagi aspirasi masyarakat. Seakan dia ingin berkata, “Pembangunan ini bukan milik pemerintah semata, tapi milik kita semua”.

Langkahnya pun tak berhenti di ruang rapat. Dia turun menelisik denyut kehidupan petani, melebarkan asa para keluarga yang terjerat kemiskinan, hingga merancang strategi demi masa depan generasi bebas stunting.

Dari balik tangan, lahirlah rancangan besar penanggulangan kemiskinan dan rencana aksi pangan dan gizi, bukan sekadar dokumen, namun cahaya yang menuntun langkah ke depan.

Itulah sebabnya, dia terus belajar. Selalu update terhadap ilmu pengetahuan. Karena bagi dia, ilmu pengetahuan adalah samudra yang tak pernah kering.

Meski di tengah kesibukannya memimpin, dia tetap menapaki jalur akademik hingga meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude .

Disertasinya bukan tentang menara gading, melainkan tentang pemberdayaan petani lokal berkelanjutan — bukti bahwa pikiran diperlukan di bumi, namun menyaring menjangkau wilayah tersebut.

Tak berhenti di situ, dunia pun mengakuinya. Dengan gelar ASEAN Engineer, Arif Firmanto menorehkan jejak bahwa pejabat Sumenep mampu berdiri sejajar di panggung regional. Dia adalah simbol bahwa kerja keras, ilmu, dan integritas akan selalu menemukan pengakuannya.

Namun dibalik segala prestasi, ada satu hal yang membuatnya berbeda: kerendahan hati. Dia bukan tipe pemimpin yang berdiri di menara gading. Dia memilih hadir di tengah masyarakat, berbaur, mendengar, dan memberi ruang bagi setiap suara. Sosoknya seperti matahari pagi — hangat, memberi terang, dan selalu menyalakan harapan baru.

Oleh karena itu, tidak berlebihan jika banyak yang menyebut sosok inspiratif dan inovatif. Arif Firmanto adalah cermin seorang pemimpin yang tidak hanya memikirkan pembangunan hari ini, tetapi juga menyiapkan pijakan kokoh untuk masa depan Sumenep. Wassalam! (*).

Editor : Dafir.