Hakikat Gus Miek Memandang Wanita Hanya Tulang yang Berlumuran Darah
Abdul Basri• Rabu, 17 Januari 2024 | 18:58 WIB
Ahmad Faisal Zam Ani, Mahasiswa Pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. (Dok.Pribadi)
Oleh Ahmad Faisal Zam Ani
Berbicara mengenai Gus miek siapa yang tidak kenal dengan beliau, seorang ulama kharismatik yang memiliki kemampuan serta sudut pandang yang berbeda dengan ulama lainnya.
Kali ini penulis memberikan gambaran cerita terkait Gus Miek yang mana pernah suatu ketika KH Khamid Pasuruan ditanya tentang KH Ahmad Shidiq tentang kepribadian Gus miek, "kalau aku di jadikan seperti gus miek mungkin aku tidak akan kuat" karena gus miek berkeliaran di diskotik, tempat perjudian, bersama preman-preman dengan itu semua gus miek mampu berbaur dengannya untuk menyampaikan ajaran islam.
Putra dari KH Ahmad shidiq yang bernama gus farid bertanya kepada Gus miek, "gus gimana perasaan samean bila bersama dengan wanita-wanita yang begitu cantik, bersolek, menawan dengan pakaian yang sangat minim?,
Kalau kamu gimana?", tanya gus miek.
Gus fa'rid, " ya...... cantik, mempesona, bahkan membuat berkeinginan dengannya gus". Itu kalau pandanganmu, jawab Gus miek.
lha beda to gus ? tanya gus farid. Gus miek, " ya beda".
Akhirnya Gus miek mengusap muka gus farid dan seketika itu gus farid kaget dengan apa yang dilihatnya.
Gimana sekarang, apakah masih ada perasaan nafsu atau gimana ? tanya gus miek.
Gus farid "lha kalau kayak gini tidak ada perasaan sama sekali gus, malah jijik, dan ada rasa pingin muntah.
Ternyata di pandangan gus farid wanita-wanita itu berubah menjadi tulang yang dibalut daging dengan berlumuran darah.
siapa yang tidak jijik dengan pemandangan seperti itu.
Oleh karena itu sebenarnya yang dimaksud dengan wanita itu, karena wanita terkadang mampu memberikan pengaruh terhadap seseorang untuk melakukan maksiat cukup dengan memandangnya sehingga dengan Itulah gus miek seorang wali kharismatik memberikan jawaban yang pada akhirnya dapat merubah pandangan nyata Gus Farid ketika melihat wanita.
Sungguh luar biasa Gus Miek seorang ulama kharismatik dengan berbagai dakwah yang berbeda dengan kyai-kyai lainnya.
Bahkan tidak hanya cerita-cerita tersebut akan tetapi masih banyak lagi kisah menarik lainnya yang dapat membuat kita tercengang dengan cerita yang berupa kejadian-kejadian yang dialami ketika bersama Gus Miek. (*)
Biodata Penulis
Ahmad Faisal Zam Ani, Mahasiswa Pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.