Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Santunan Anak Yatim jadi Penutup Pondok Ramadan FIES Sumenep

Dafir. • Kamis, 12 Maret 2026 | 19:27 WIB

Photo
Photo

SUMENEP – Rangkaian kegiatan Pondok Ramadan 1447 Hijriyah di Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep resmi berakhir, Kamis (12/3). Penutupan berlangsung meriah melalui kegiatan bertajuk Semarak Ramadan dengan tema “The Qur’an: My Guide to Being a Hero of Kindness.”

Sejumlah kegiatan digelar sebagai penutup, mulai dari santunan anak yatim, penampilan siswa, hingga penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba tahfidz dan cerdas cermat untuk Fase A dan Fase B.

Suasana paling mengharukan terjadi saat penyerahan santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang ditanamkan kepada siswa sejak dini. Dana santunan berasal dari celengan sedekah para siswa yang dikumpulkan sejak Selasa (10/3).

Photo
Photo

Menariknya, santunan tersebut diserahkan langsung oleh para ketua kelas dari setiap angkatan kepada anak-anak yatim yang hadir.

Sebelumnya, pada Rabu (11/3), para siswa juga melaksanakan kegiatan berbagi takjil di jalan raya sisi selatan Masjid Fathimah Binti Said Gauzan. Takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar serta pengendara yang melintas.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak belajar berbagi sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadan.

Photo
Photo

Principal FIES Sumenep, Rate Seftinindias Dwi Kumala, M.Pd mengatakan, kegiatan Pondok Ramadan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter siswa melalui berbagai aktivitas yang bermakna.

“Melalui Pondok Ramadan ini kami ingin menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada para siswa. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk membiasakan anak-anak melakukan kebaikan sejak dini,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama empat hari pelaksanaan Pondok Ramadan, mulai dari kegiatan ibadah, perlombaan hingga aksi sosial.

“Harapannya, pengalaman selama Pondok Ramadan ini bisa menjadi bekal bagi siswa untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : Dafir.