BANGKALAN, RadarMadura.id - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menambah sarana dan prasarana (sarpras) anyar.
Secara resmi, sarpras penunjang kesehatan itu dilaunching Rabu (26/11) dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Moch. Fauzan Ja'far.
Rektor UTM, Prof. Safi', mengatakan bahwa Klinik Pratama didirikan sebagai bentuk tanggung jawab kampus terhadap kesehatan seluruh civitas akademika UTM.
Kemudian, sebagai bentuk komitmen institusinya dalam meningkatkan dan memeratakan layanan kesehatan kepada masyarakat.
"Klinik Pratama yang kita miliki tidak hanya difokuskan pada civitas akademika, tapi juga untuk masyarakat umum," ujarnya.
Kerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilakukan, saat ini masih dalam proses pemindahan fasilitas kesehatan (faskes).
Dia juga menyampaikan bahwa Klinik Pratama juga bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga bisa melayani dan mengkover siapa pun yang memanfaatkan layanan tersebut.
"Yang bisa mengakses UHC bukan hanya masyarakat Bangkalan, namun masyarakat di luar Bangkalan juga bisa memanfaatkannya," imbuhnya.
Wabup Bangkalan, Moch. Fauzan Ja'far, mengapresiasi kehadiran Klinik Pratama UTM tersebut.
Dia menilai keberadaan fasilitas kesehatan di lingkungan kampus itu akan sangat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan.
"Kehadiran Klinik Pratama UTM ini sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," jelasnya.
Ke depan, dengan hadirnya Klinik UTM itu bisa dikolaborasikan dengan Pemkab Bangkalan. Termasuk dikolaborasikan dengan program Universal Health Coverage (UHC).
Sebab, menurutnya fasilitas kesehatan selalu menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
"Fasilitas kesehatan ini menjadi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat, yang harus terus kita layani," tuturnya.
Mantan Ketua Umum KONI Kabupaten Bangkalan itu memaparkan, Pemkab Bangkalan mendukung penuh dibukanya Fakultas Kedokteran di UTM.
Sebab, kebutuhan dokter di Kota Dzikir dan Salawat terus bertambah.
"Keberadaan Fakultas Kedokteran akan sangat membantu Pemkab Bangkalan. Khususnya dalam penyediaan tenaga kesehatan," paparnya. (za/yan)
Editor : Abdul Basri