Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lima Wartawan Jawa Pos Radar Madura Ikuti UKW Madya

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 30 September 2025 | 14:45 WIB
EDUKATIF: Direktur Eksekutif LPDS Kristanto Hartadi saat menyampaikan materi dalam acara pelatihan dan UKW di Hotel Morazen, Surabaya, Senin (29/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
EDUKATIF: Direktur Eksekutif LPDS Kristanto Hartadi saat menyampaikan materi dalam acara pelatihan dan UKW di Hotel Morazen, Surabaya, Senin (29/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SURABAYA, RadarMadura.id – Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) terus mendorong wartawan agar bekerja profesional. Hal itu dibuktikan dengan menggelar pelatihan jurnalistik dan uji kompetensi wartawan (UKW) Senin (29/9). Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Morazen, Surabaya, itu dijadwalkan hingga Rabu (1/10).

Acara pembukaan pelatihan dan UKW berlangsung khidmat. Terdapat 66 wartawan dari berbagai perusahaan media, lima di antaranya wartawan Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Yakni, Hariyanto, Jupri, Anis Billah, Darul, dan Junaidi Pondiyanto. Mereka mengikuti UKW jenjang madya.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto yang menyapa peserta melalu Zoom Meeting. Menurut dia, UKW merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Indonesia. Wartawan memiliki peran krusial dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berkualitas kepada masyarakat.

Sebab itulah, sambung dia, UKW sangat penting untuk memastikan bahwa wartawan memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai dalam menjalankan tugasnya. Dirinya meminta para wartawan juga dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan-aturan yang ada.

Dirinya berharap para peserta UKW dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik serta menunjukkan kemampuan terbaiknya. ”Semoga kegiatan UKW berjalan dengan lancar dan langkah awal bagi jurnalis atau wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka,” jelasnya.

Direktur Eksekutif LPDS Kristanto Hartadi menyampaikan, lembaganya tentu sudah kompeten untuk melaksanakan pengujian kepada wartawan. Sebab, sudah sering menyelenggarakan UKW di sejumlah daerah di Indonesia. Pihaknya memastikan penilaian kepada peserta akan dilakukan secara independen.

Dirinya menekankan agar para wartawan tidak sekadar berorientasi mengedepankan sebagai wartawan kompeten. Tetapi, juga bisa bekerja lebih profesional. ”Penilaian dari tim LPDS independen, semoga peserta lulus semua,” jelasnya.

Sekadar diketahui, usai mengikuti pembukaan, para peserta mengikuti pelatihan dengan berbagai tema. Seperti, memahami dan menerapkan Bahasa Indonesia jurnalistik, mengidentifikasi masalah terkait nilai berita, kode etik jurnalistik, dan hukum pers. (jun/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Lembaga Pers Dr Soetomo #pelatihan #uji kompetensi #ukw #LPDS #wartawan #dewan pers #kode etik jurnalistik