MADURA, RadarMadura.id - Warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin istiqomah mengikuti para kiai memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di pemilihan gubernur (Pilgub) 2024.
Hal ini terekam dari survei Poltracking Indonesi periode 4-10 September, di mana sebanyak 60,8 persen nahdliyin lebih memilih Khofifah-Emil dibanding dengan pasangan lain.
Diikuti Tri Rismaharini-Azrul Azhar Asumta 19,7 persen lalu Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim 2.4 persen.
"Khofifah mendapat tambahan kekuatan dari kalangan NU yang saat ini sepertinya mendekat ke Khofifah," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah Putra, Kamis (19/9).
Baca Juga: Puji Khofifah-Emil, Rais Syuriyah PCNU Sampang: Mudah-mudahan Pimpin Jatim Lagi
Dia menambahkan kekuatan Khofifah tentu sangat terasa dari hadirnya dukungan dari nahdliyin. Bahkan para tokoh termasuk kiai-kiai NU di Jatim mayoritas menyatakan tetap bersama Khofifah.
Dia mengungkapkan, tokoh sepertu Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf pun ikut dalam gerbong Khofifah. Hal demikian tentunya juga bersama sesepuh NU juga turut serta.
Melihat demikian, dia melanjutkan, merupakan sebuah modal sangat berharga bagi Khofifah-Emil untuk bertarung pada pilgub mendatang. Keduanya terus meraih banyak gelombang dukungan dari beragam kalangan.
"Syaifullah Yusuf yang semula rival kini juga satu gerbong, ini bisa dianggap sebagai kekuatan terbesar dalam peta politik Pilkada Jatim," jelasnya.
Baca Juga: Ribuan Pelamar Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi CPNS Sumenep, Dokter Spesialis Sepi Peminat
Sementara itu, survei turut mencatat pada simulasi pasangan Calon Gubernur – Wakil Gubernur Jatim dengan menggunakan surat suara, Khofifah – Emil kokoh di tempat pertama mendapatkan elektabilitas 57,3 persen.
Diikuti kemudian oleh pasangan Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta 22,7 persen persen pada posisi kedua. Sedang pasangan Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Khakim hanya mendapat 2,2 persen. (dry/par)
Editor : Hendriyanto