GARUT - Program Kartu Prakerja dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi program andalan pemerintah dalam menguatkan UMKM di masa pandemi. Sejak resmi dibuka pada Februari 2020, sebanyak 11,4 juta penduduk di seluruh Indonesia telah menjadi penerima program Kartu Prakerja.
Keahlian yang diterima usai mengikuti program tersebut, selanjutnya didukung juga oleh pemerintah dengan pembiayaan usaha melalui KUR. Dengan begiutu, para penerima program Kartu Prakerja yang menjadi wirausaha bisa mengembangkan usahanya. Di masa pandemi, pemerintah memberikan subsidi bunga KUR enam persen pada 2020 dan tiga persen pada 2021.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program pemerintah terbukti mampu menyangga UMKM untuk terus melakukan usahanya di masa pandemi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan UMKM di masa pandemi yang tetap meningkat diiringi pertumbuhan ekonomi nasional yang telah berada di jalur positif.
Airlangga telah berkali-kali berdialog langsung dengan para alumni program Kartu Prakerja dan penerima KUR di daerah-daerah Indonesia. Airlangga juga mendengarkan kisah-kisah perjuangan dan kesuksesan para alumni program Kartu Prakerja. Dalam berbagai kesempatan, Airlangga juga selalu meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah hadir dengan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Termasuk adanya program Kartu Prakerja yang disertai dengan penyaluran KUR untuk para alumni program Kartu Prakerja yang berwirausaha.
Sebagai apresiasi atas antusias dan partisipasi masyarakat terhadap program Kartu Prakerja, kegiatan dialog dengan alumni program Kartu Prakerja kembali digelar di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Jumat (26/11). Secara umum, Jawa Barat merupakan provinsi dengan pendaftar dan penerima terbanyak secara nasional. Jumlah pendaftar 5,2 juta orang dan jumlah penerima lebih dari 1.490.000 orang.
Secara khusus, Kabupaten Garut memiliki antusias yang tinggi dalam program tersebut. indikasinya, 262 ribu masyarakat Kabupaten Garut telah mendaftar program Kartu Prakerja dengan penerima sebanyak 72.763 orang. Kabupaten Garut menjadi kabupaten penerima terbanyak ke-7 di Jawa Barat.
Airlangga yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mochammad Rudy Salahuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Khususnya Kabupaten Garut yang turut menyukseskan program Kartu Prakerja.
”Keterlibatan pemerintah daerah harus terus dilakukan. Sebab, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program-program pemerintah yang memang diciptakan untuk mendukung masyarakat. Utamanya program Kartu Prakerja,” kata Rudy Salahuddin.
Bupati Garut Rudy Gunawan juga berterima kasih atas program-program yang diinisiasi pemerintah pusat. Utamanya yang bertujuan mendukung UMKM. Dikatakan, masyarakat Kabupaten Garut sangat antusias terhadap program-program pemerintah pusat. Khususnya program Kartu Prakerja dan KUR.
Terkait KUR, di Kabupaten Garut memiliki angka NPL yang rendah yaitu 0,5. Program pemerintah tersebut terbukti bisa meningkatkan ekonomi daerah yang terlihat dalam laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut (termasuk tinggi se-Provinsi Jawa Barat).
Dalam pertemuan tersebut, 10 penerima program Kartu Prakerja menceritakan kegigihannya bertahan pada masa pandemi. Mereka merupakan pengusaha kuliner, kopi, soundsytem, percetakan, dan pertanian. Sebagian besar para alumni memaksimalkan saldo yang didapat dari program Kartu Prakerja. (ltg/fsr/par)
Editor : Administrator