Kuliner dan Kesenian di Bangkalan Diusulkan WBTb

Amin Bashiri • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 08:30 WIB
KENALKAN TRADISI: UKM Seni Nanggala menampilkan soto Madura pada Malem Tera’ Bulan di Taman Kampus UTM, Sabtu (31/10) malam.
KENALKAN TRADISI: UKM Seni Nanggala menampilkan soto Madura pada Malem Tera’ Bulan di Taman Kampus UTM, Sabtu (31/10) malam.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui dinas kebudayaan pariwisata (disbudpar) kembali mengusulkan kuliner dan kesenian sebagai warisan budaya takbenda (WBTb) tahun ini. Yakni, terdiri atas dua kuliner tradisional dan tiga kesenian khas Kota Salak.

Dua kuliner yang diusulkan adalah nasi serpang dan topak lada. Sementara dari kategori kesenian, terdapat Tari Blandaran, Sandur Bangkalan, dan Hong Bahong dari Kecamatan Geger.

Sekretaris Disbudpar Bangkalan Hendra Gema Dominant mengatakan, lima usulan tersebut akan dibahas dalam sidang penetapan di Kementerian Kebudayaan pada Kamis (5/11) malam secara daring. Pihaknya berharap seluruh usulan lolos sehingga tercatat sebagai WBTb Indonesia.

Apabila lima usulan tersebut diterima, Bangkalan akan memiliki delapan warisan budaya yang telah diakui secara nasional. Jumlah itu termasuk tiga warisan budaya yang diusulkan pada tahun lalu. Yakni, Topeng Bangkalan, Batik Gentongan Tanjungbumi, dan Topeng Patengteng dari Kecamatan Modung.

Hendra berharap, lima usulan tersebut dapat ditetapkan sebagai WBTb Indonesia dan menjadi ikon Kabupaten Bangkalan. Dia juga berharap, ke depan semakin banyak tradisi dan budaya lokal yang diajukan untuk memperoleh pengakuan WBTb. Dengan begitu, keberadaannya tetap terjaga dan lestari.

Dia mengajak masyarakat Bangkalan mendukung proses penetapan tersebut. Sebab, pengakuan WBTb tidak hanya menjadi bentuk pencatatan budaya, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberadaan tradisi dan kesenian daerah.

”Kami berharap, lima warisan budaya yang diusulkan tahun ini bisa diterima oleh Kementerian Kebudayaan. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Bangkalan,” ucapnya. (ina/bil)

Editor : Amin Bashiri
wbtb bangkalan kuliner kesenian