Digitalisasi Pesantren, Antara Kemudahan dan Kemudaratan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:51 WIB
GENERASI EMAS: Santri Pondok Peantren (Ponpes) Al-Falah Kepang, Kemayoran Bangkalan usai melaksanakan pembelajaran, Rabu (21/10).
GENERASI EMAS: Santri Pondok Peantren (Ponpes) Al-Falah Kepang, Kemayoran Bangkalan usai melaksanakan pembelajaran, Rabu (21/10).

BANGKALAN, RadarMadura.id - Sejumlah pesantren memanfaatkan kemajuan dunia digital dengan baik. Salah satunya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Kepang, Bangkalan. Yakni, untuk mempermudah aktivitas pesantren. 

Wakil Ketua Umum Pengurus Ponpes Al-Falah Kepang Miftahul Ulum mengatakan, digitalisasi sangat membantu.

Antara lain memudahkan koordinasi dan komunikasi antar-pengurus dalam menjalankan kegiatan pesantren.

”Dengan adanya digitalisasi ini mempermudah kami para pengurus untuk berkoordinasi dan komunikasi semua kegiatan pondok,” jelasnya.

Kedepan, pesantren berencana menerapkan sistem transaksi digital atau e-wallet bagi santri.

Sistem tersebut diharapkan meminimalkan risiko kehilangan uang sekaligus mengendalikan pengeluaran melalui pembatasan belanja harian.

”Wali santri juga bisa mengukur setiap bulan biaya yang akan dikirimkan ke anaknya,” imbuhnya.

Meski memberikan kemudahan, perkembangan teknologi juga membawa dampak negatif.

Di antaranya, kecanduan game saat liburan dan penggunaan media sosial yang kurang bijak.

”Di era sekarang ini penangannnya lebih sulit ketimbang dulu,” katanya.

Ponpes Al-Falah Kepang juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten edukatif dan kegiatan pesantren sebagai bagian dari syiar. Santri dituntut kreatif sekaligus bijak mengikuti perkembangan zaman.

Sebagai pesantren yang mempertahankan tradisi salaf, Al-Falah Kepang tetap mendorong santri beradaptasi dengan teknologi. Namun, tanpa meninggalkan aturan dan nilai-nilai pesantren.

”Prinsip kami menjaga tradisi lama yang baik, dan mengambil tradisi baru yang lebih baik,” tutupnya. (za/han)

Editor : Amin Bashiri
ponpes Al falah digitalisasi hari santri nasional santri