Bazar Buku di UTM Bangkalan Dorong Mahasiswa Kembali Dekat dengan Bacaan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 07:31 WIB
SENANG BACA: Mahasiswa memilih buku di stan bazar, tepatnya di Gedung Cakra UTM, Kamis (1/10).
SENANG BACA: Mahasiswa memilih buku di stan bazar, tepatnya di Gedung Cakra UTM, Kamis (1/10). 

 

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Perpustakaan Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) berupaya mendorong mahasiswa kembali dekat dengan buku. Salah satunya melalui bazar buku yang digelar bekerja sama dengan penerbit.

 

Kegiatan tersebut berlangsung sejak Senin (28/9) hingga Senin (12/10). Sebanyak 3.300 buku dengan 316 judul disediakan dalam bazar tersebut. Buku yang ditawarkan terdiri atas berbagai kategori, mulai novel, cerpen, puisi, hingga buku ilmiah.

 

Kepala UPA Perpustakaan UTM Syahirul Arief Effendy menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menstimulasi budaya membaca di kalangan mahasiswa. Menurut dia, mahasiswa sebagai kalangan akademisi membutuhkan kebiasaan membaca untuk menunjang aktivitas akademiknya.

 

”Membaca itu penting. Membaca itu kebutuhan, bukan hanya makan dan minum,” katanya.

Syahirul menyebut, perkembangan teknologi dan kebiasaan mengakses informasi secara cepat membuat mahasiswa perlu kembali diarahkan untuk membaca buku secara lebih mendalam. Karena itu, kegiatan semacam bazar buku diharapkan menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun kembali kebiasaan tersebut.

 

Dia berharap, kegiatan serupa dapat digelar secara rutin. ”Kami harap dengan adanya event ini mereka kembali ke fitrahnya sebagai manusia yang membaca. Jangan sampai kami punya mahasiswa yang illiterate. Harus menjadi manusia seutuhnya yang berliterasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan Divapress yang menjaga stan, Moh. Amin, mengatakan, harga buku yang tersedia cukup beragam. Buku dengan harga paling rendah dibanderol Rp 10 ribu, sedangkan yang paling mahal sekitar Rp 100 ribu.

 

Pada hari pertama pelaksanaan, transaksi penjualan buku mencapai sekitar Rp 4 juta. Amin berharap, kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga mendorong mahasiswa lebih antusias membaca. 

 

”Harapannya, mahasiswa lebih memahami manfaat membaca dan semakin antusias. Semoga event seperti ini semakin banyak digelar, khususnya di Madura, mulai pondok, sekolah, hingga kampus,” katanya. (ina/han)

Editor : Amin Bashiri
UTM bangkalan bazar buku perpustakaan