BANGKALAN, RadarMadura.id – Nasib malang dialami keluarga Abd. Rohim dan Waqiah, warga Desa Mandung, Kecamatan Kokop.
Rumah milik sepasang suami istri tersebut ludes terbakar sekitar pukul 22.30, Senin (24/8) malam.
Menurut pengakuan korban, kebakaran hebat itu terjadi saat semua anggota keluarganya terlelap tidur.
Namun beruntung, semua anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri saat peristiwa itu terjadi.
Tetapi, barang-barang berharga yang ada di dalam rumah ludes terbakar tidak ada yang tersisa.
Kobaran api yang cepat meluas membuat dirinya tidak bisa menyelamatkan isi rumah.
"Korbaran api cepat menyebar," ujarnya Senin (24/8).
Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik. Pihaknya bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Bangunan rumah roboh dan hancur akibat kebakaran tersebut," imbuhnya.
Ironisnya, kebakaran tersebut luput dari perhatian, khususnya tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Bangkalan.
Sehingga, kobaran api sulit dipadamkan secara manual oleh warga yang mendatangi lokasi kejadian.
Sementara Kasi Damkar Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar tak tahu-menahu tentang peristiwa kebakaran yang melalap rumah milik Abd. Rohim dan Waqiah. Alasannya, tak ada yang menginformasikan.
"Tidak ada yang menghubungi damkar semalam, kami tidak tahu soal kebakaran di Kokop itu," paparnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia