Enam Dapur SPPG di Bangkalan Tutup Sementara

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:25 WIB
HATI-HATI: Siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan tengah mengecek ompreng sebelum dikembalikan ke SPPG penyalur, Senin (13/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
HATI-HATI: Siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan tengah mengecek ompreng sebelum dikembalikan ke SPPG penyalur, Senin (13/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Enam satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Bangkalan tutup sementara. Alasannya bermacam-macam. Salah satunya, virtual account (VA) belum cair.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika menyatakan, enam dapur MBG yang ditutup sementara itu disebabkan beberapa persoalan. Antara lain, dua dapur tidak memiliki kepala SPPG.

Kemudian, terdapat dua dapur MBG yang ditutup karena tidak memiliki ahli gizi.

Lalu, satu dapur karena VA tidak cair, dan satu lainnya dalam tahap renovasi.

”Data terbaru yang kami miliki ada enam dapur yang ditutup sementara karena ada beberapa hal,” jelasnya.

Dapur MBG yang ditutup sementara karena persoalan kepala SPPG dan ahli gizi berpeluang besar dapat kembali beroperasi.

Dengan catatan, harus memiliki kepala ataupun ahli gizi. Biasanya penyediaan dua SDM itu langsung dihendel Badan Gizi Nasional (BGN).

”Untuk kepala dan ahli gizi menunggu ketersediaan dari BGN, tapi mitra atau pemilik dapur bisa mengajukannya,” sambungnya.

Sedangkan dapur yang berhenti beroperasi karena masalah VA, biasanya menunggu pencairan VA dari BGN.

Sebab, ketentuan saat ini, mitra atau pemilik dapur sudah tidak bisa menggunakan dana talangan untuk menyediakan MBG.

Begitu pula dengan satu dapur yang tengah direnovasi, pengoperasian dapat dilakukan setelah proses perbaikan rampung.

”Kalau VA sudah cair, dapur yang tutup sementara ini bisa beroperasi kembali,” paparnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Bangkalan Mohamamd Hotib menyampaikan, seharusnya BGN sudah mempersiapkan calon kepala SPPG ataupun ahli gizi manakala ada yang berhenti. Sehingga, operasional dapur terus berlanjut. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
tutup sementara VA tidak cair enam dapur MBG SPPG