BANGKALAN, RadarMadura.id – Suasana haru menyelimuti Gedung Student Centre Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kamis (13/8). Ratusan mahasiswa baru Fakultas Pertanian (FP) UTM menitikkan air mata saat menelepon orang tua secara serentak.
Mereka meminta doa dan restu agar impian yang baru saja dituliskan dalam surat untuk diri sendiri pada 2030 bisa terwujud. Momen emosional tersebut menjadi puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian (PKKMB FP) 2026.
Kegiatan bertajuk “Agromaritime Next 2026: Grow Together, Lead the Future” tersebut berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026. Selain pengenalan kehidupan kampus, mahasiswa baru dibekali berbagai kemampuan untuk menunjang perjalanan akademik dan kehidupan mereka di lingkungan kampus.
Ketua Panitia PKKMB FP 2026 Novi DB Tamami mengatakan, konsep kegiatan tahun ini sengaja dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan tentang kehidupan kampus. Namun, juga menyentuh sisi emosional dan spiritual mahasiswa baru.
“Kami ingin PKKMB ini menjadi ruang bertumbuh yang utuh. Bukan hanya soal akademik dan organisasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru akan tujuan hidup mereka dan pentingnya doa restu orang tua,” ujarnya.
Menurut Novi, sesi menulis surat impian dan menelepon orang tua menjadi salah satu momen paling berkesan selama kegiatan. Selain itu, panitia menggandeng trainer profesional untuk memberikan materi tentang kepemimpinan, etika public speaking, dan manajemen waktu.
Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan edukatif, inspiratif, sekaligus menghibur. Dengan begitu, mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman reflektif yang diharapkan membekas dalam perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di UTM.
Baca Juga: UTM Kenalkan Sosok Pangeran Trunodjoyo kepada Maba
Dekan Fakultas Pertanian UTM Prof. Zainul Hidayah, mengatakan, PKKMB menjadi langkah awal untuk mewujudkan visi fakultas dalam mencetak mahasiswa yang unggul secara akademik dan kompetensi keilmuan serta memiliki akhlakul karimah.
“Fakultas Pertanian ingin melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia. Kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kedisiplinan waktu yang diajarkan dalam PKKMB ini harus dilandasi akhlak yang baik,” tegasnya.
PKKMB FP 2026 juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) 2026. Ketiga unsur tersebut terlibat dalam kepanitiaan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan.
Wakil Dekan III Fakultas Pertanian UTM Askur Rahman, menutup rangkaian kegiatan tersebut. Dia berpesan agar mahasiswa baru menjadikan dua hari PKKMB sebagai titik awal untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan di bidang pertanian dan kemaritiman.
“Agromaritime Next adalah simbol bahwa masa depan pertanian dan kemaritiman ada di tangan kalian. Modal leadership, komunikasi, dan manajemen waktu yang sudah kalian dapatkan harus terus diasah agar kelak benar-benar siap memimpin perubahan,” pesannya.
Dengan berakhirnya PKKMB FP 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya tumbuh secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan kepemimpinan yang kuat. Semangat “Grow Together, Lead the Future” diharapkan menjadi bekal untuk berkontribusi bagi kemajuan pertanian dan kemaritiman Indonesia. (*/bil)
Editor : Anis Billah