Pengusutan Kasus Pembunuhan Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Masih Buram

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 06:25 WIB
BERI PENJELASAN: RBW selaku kuasa hukum keluarga korban saat ditemui di rumah duka, Jalan Flamboyan, Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)
BERI PENJELASAN: RBW selaku kuasa hukum keluarga korban saat ditemui di rumah duka, Jalan Flamboyan, Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Meski sudah tiga pekan berlalu, kasus pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan Ruly Yunis Setiawati (RYS) masih buram.

Indikasinya, hingga kini polisi belum berhasil menangkap pelaku.

Risang Bima Wijaya (RBW) selaku kuasa hukum keluarga korban menuturkan, pihaknya selalu meng-update perkembangan hasil penyelidikan, baik dari Ditreskrimum Polda Jawa Timur maupun Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Namun hasilnya tetap sama, beberapa metode pelacakan yang dilakukan oleh polisi belum membuahkan hasil.

“Polisi masih terus bekerja keras,” katanya.

Pria berkacamata itu menyatakan, pengejaran sosok terduga pelaku Erlan cukup menguras tenaga aparat kepolisian.

Namun, pihaknya tetap meminta polisi agar menangkapnya. Apalagi identitas pelaku sudah sangat jelas, termasuk alamat rumahnya di Makassar.

“Jika mau, polisi bisa melacak pelaku dari nomor NIK (nomor induk kependudukan) yang juga terhubung pada nomor rekening pelaku,” sambungnya.

Risang berharap polisi secepatnya mengungkap kasus pembunuhan RYS. Sebab, tindakan tersebut bukan perkara ringan.

Dia mendesak polisi melacak keberadaan pelaku yang diduga bukan orang sembarangan.

“Sebab jika dilihat dari tempat tinggalnya, tidak menutup kemungkinan Erlan merupakan keluarga aparat. Dia memiliki rumah di area di Kowilhan III Makassar,” paparnya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast memilih irit bicara saat dikonfirmasi koran ini.

Dia mengarahkan koran ini untuk menghubungi Humas Polresta Sidoarjo untuk pembaruan perkembangan perkara tersebut.

“Ke Humas Polresta Sidoarjo ya,” sarannya. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
keluarga aparat kasus pembunuhan kuasa hukum DPRKP